Skandal Doping, Pebulutangkis Rusia Tak Bawa Nama Negara di Olimpiade

·Bacaan 1 menit

VIVAOlimpiade Tokyo 2020 telah dibuka pada Jumat 23 Juli 2021. Sesuai jadwal akan digelar hingga 8 Agustus 2021 mendatang.

Sementara itu, cabang olahraga bulutangkis dimulai pada Sabtu, 24 Juli hingga 2 Agustus mendatang. Para atlet perwakilan negara peserta berjuang untuk mengharumkan nama bangsa mereka, namun tidak bagi empat atlet Rusia.

Dilansir dari berbagai sumber, persiapan skuad Rusia dinodai oleh skandal doping, negara tersebut akhirnya harus bertanding di bawah bendera netral.

Setelah mengalami proses banding beberapa kali, skuad Rusia tampil di bawah nama ROC (Russian Olympic Committee). Mereka tak boleh memutar lagu kebangsaan dan memakai nama serta bendera Rusia.

Tim bulutangkis Rusia sendiri meloloskan empat atletnya, yakni Vladimir Ivanov (ganda putra), Ivan Sozonov (ganda putra), Evgeniya Kosetskaya (tunggal putri), serta Sergey Sirant (tunggal putra).

Sebelumnya diketahui, Badan Anti-Doping Dunia (WADA) menjatuhkan sanksi tampil di seluruh event dunia selama empat tahun, karena dianggap menghalangi investigasi yang mencurigai Rusia menyembunyikan ratusan kasus doping.

Namun, Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada Kamis 17 Desember 2020 waktu setempat memutuskan untuk mengurangi sanksi menjadi dua tahun.

Atas dasar itulah, para pebulutangkis Rusia dalam Olimpiade Tokyo 2020 ini harus bertanding tak seperti perwakilan negara lain.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel