Skandal Olahraga, Menghancurkan Djokovic dengan Seks dan Model Seksi

Robbi Yanto
·Bacaan 3 menit

VIVANovak Djokovic saat ini adalah petenis terbaik di dunia. Dia menempati posisi pertama dalam peringkat ATP.

Petenis asal Serbia itu belum lama ini berhasil menjuarai turnamen Grand Slam Australia Open 2021.

Ia mempertahankan gelar usai mengalahkan Daniil Medvedev, asal Rusia, dengan skor skor 7-5, 6-2, 6-2 pada 21 Februari 2021.

Djokovic menjalani debutnya sebagai petenis profesional pada 2005 lalu. Ia melakukan debut Grand Slam sebagai kualifikasi di Australia Open. Namun, ia terhenti di babak pertama dari petenis Rusia Marat Safin.

Meski begitu, kegagalan tersebut tak membuat karier Djokovic jalan di tempat. Setahun kemudian dia mampu memenangkan gelar tur ATP pertamanya di Amersfoort.

Pada 2007, Djokovic memenangi lima gelar (Adelaide, Miami, Estoril, Montreal, dan Wina) dan mencapai final Grand Slam pertamanya di US Open tapi kalah dari Roger Federer.

Pada 2008, Djokovic memenangi Grand Slam perdananya di Australia Open mengalagkan petenis Prancis Jo-Wilfried Tsonga. Setelah itu, performanya terus meningkat, hingga saat ini dia menjadi yang terhebat.

Petenis 33 tahun itu kini telah memenangkan 18 Grand Slam. Djokovic saat ini juga tercatat sebagai petenis ketiga setelah Don Budge dan Rod Laver yang memegang empat gelar (Wimbledon, Prancis Open, Australia Open, dan AS Open) di waktu yang sama (2016).

Selain itu, Djokovic meraih 5 gelar ATP Finals secara keseluruhan dan satu-satunya petenis yang meraih 4 gelar juara turnamen akhir tahun itu berturut-turut (2008, 2012-15).

Djokovic juga mencatatkan dirinya sebagai satu-satunya pemain yang memenangkan 9 turnamen ATP Masters 1000, melakukannya berkali-kali dengan rekor total 36 gelar ATP Masters 1000.

Melansir, ATP Tour, Djokovic memiliki rekor kemenangan melawan Rafael Nadal (29-27) dan Roger Federer (27-23), serta rekor kemenangan beruntun dari 43 pertandingan secara keseluruhan (2010-11), 31 pertandingan di ATP Masters 1000s (2011) dan 30 pertandingan di Grand Slam (2015) -16).

Segudang prestasinya itu, dan nama nama harum Djokovic hampir hancur dengan sebuah jebakan orang tak bertanggung jawab.

Seorang pria asal Inggris diduga telah mencoba meruntuhkan Djokovic dengan seorang model seksi Serbia, Natalija Scekic.

Pengakuan Natalija Scekic dalam majalah Svet & Scandal, dia ditawari 60 ribu euro atau sekitar Rp1 miliar untuk merayu Djokovic dan berhubungan dengan sang raja tenis.

Scekic bercerita, dirinya juga diminta untuk merekam ketika mereka sudah hanyut dalam perbuatan dosa. Selain uang, Scekic juga dijanjikan akan diberikan perjalanan liburan ke berbagai tempat.

Beruntung, tawaran uang dan hadiah jalan-jalan tak membutakan mata serta hati Scekic. Dia dengan tegas menolak permintaan itu, karena juga merasa direndahkan martabatnya.

"Benar ada seorang pria yang menghubungi saya. Saya mengenalnya dari kota (London) dan saya menganggapnya sebagai sosok yang serius. Saya akrab dengan pekerjaan mereka dan mereka baik. Ketika dia meminta saya untuk berkencan, saya pikir itu untuk urusan bisnis," kata Scekic, dikutip Marca.

"Namun, ketika percakapan berlanjut, saya sadar bahwa itu tidak ada hubungannya dengan saya. Saya pikir ada kamera tersembunyi (lelucon) ketika dia mengatakan kepada saya bahwa saya harus merayu Novak dan memfilmkannya. Saat itu saya berpikir untuk memukulnya, menyiramkan air kepadanya, tetapi saya menahan diri karena kami berada di tempat umum," sambungnya.

Scekic berharap dengan pengakuannya ini, Djokovic bisa lebih hati-hati. Menurutnya, Djokovic adalah duta terbaik Serbia di kancah dunia.

"Aku mengumpulkan barang-barangku dan pergi. Kuharap dia tidak menemukan gadis yang mau melakukan itu, karena itu tidak bagus bagi Novak," ucapnya.

"Dia adalah duta terbaik kami, pria teladan, pria keluarga. Untuk seseorang yang merayunya seperti itu demi uang, atau setidaknya mencobanya." jelasnya.

Mau tahu skandal yang menyeret para atlet dunia lainnya? Skandal Olahraga akan hadir setiap harinya. Simak terus di VIVA.co.id.