Skandal Olahraga, Derita Raja Tenis Dunia Akibat Bercinta dalam Lemari

Robbi Yanto
·Bacaan 4 menit

VIVA – Pecinta tenis dunia era 1980-1990-an pasti tidak asing lagi dengan nama Boris Becker. Mantan petenis asal Jerman itu pernah menjadi raja dan menempati rangking satu dunia.

Becker menjalani karier pada 1984-1999. Selama periode itu, banyak gelar mayor yang berhasil diraihnya.

Ia adalah juara Grand Slam sebanyak enam kali, juara Olimpiade, dan juara termuda gelar tunggal putra dalam kejuaraan Wimbledon.

Namun, nama harum Becker pernah tercoreng karena skandal yang menghebohkan pada 1999 silam. Dia ketahuan berhubungan seks dengan model Rusia Angela Ermakowa dalam lemari di restoran Nobu di Park Lane.

Parahnya, Becker melakukan perbuatan tercela itu saat istrinya, Barbara masuk ke rumah sakit dengan tertekan bahwa dia akan melahirkan secara prematur.

Sebuah kabar mendatangi Becker delapan bulan setelah dia menjalani seks kilat di dalam lemari. Faksimile datang dari Angela yang memberitahukan bahwa dia akan menjadi seorang ayah.

"Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Tetapi saya tahu dia berkata, 'Dalam waktu satu bulan saya akan memiliki anak'. Saya merasakan tanah bergeser di bawah kaki saya." kata Becker, dikuti Daily Mail.

Setelah menerima faksimile itu, Becker diam-diam terbang ke London, dan bertemu dengan Angela. Becker menyatakan pada Angela bahwa dirinya belum siap menerima kenyataan itu.

“Dia akan mengumumkan apa yang telah terjadi dan saya akan berakhir seperti Mick Jagger yang ada di koran tentang cintanya dengan model Brasil," ucapnya.

Pada tanggal 22 Maret 2000 di Rumah Sakit Chelsea dan Westminster lahir seorang bayi bernama Anna ke dunia.

Dan, melihat cantiknya bayi itu, Becker berjanji untuk menerima anak ini jika para dokter mengatakan bahwa dia benar-benar ayahnya.

"Saya telah mengambil lompatan ke dalam situasi yang tidak nyaman. Itu bukan kejahatan, tetapi saya tidak ingin diperas jika dia bukan anak saya," jelasnya..

Becker kemudian memutuskan untuk berterus terang kepada Barbara pada bulan September 2000 di rumah keluarga di Munich.

"Saya membawa hati saya di tangan saya dan menceritakan semuanya, setiap detail, dan bagaimana dan mengapa hal itu terjadi," tuturnya.

"Dia secara alami sangat terkejut. Dia tidak percaya itu terjadi seperti yang telah terjadi. Saya berkata, 'Sekarang Anda memiliki hak di dunia ini untuk pergi. Saya tetap mencintaimu dan jika memungkinkan saya ingin kita tetap tinggal. bersama," pintanya.

Setelah mendengar kabar menyakitkan itu, Barbara tak langsung memberikan respons. Hatinya kacau, bercampur aduk antara sakit dan terkejut.

"Dua hari dia memikirkan hal ini, lalu berkata, 'Saya tidak tahu bagaimana, tapi kita akan mengatasi ini'. Saya lega." kata Becker.

Pada Februari 2001, sebuah tes DNA memastikan bahwa Anna adalah bayinya dan "ketegangan" di rumah meningkat hingga Becker memutuskan bahwa dia tidak dapat lagi mengatasinya tekanan. Rumah tangganya dengan Barbara pun hancur.

"Setiap kali kami membahas berbagai hal, selalu ada argumen mematikan - apa yang terjadi di London. Saya tidak bisa menangani ini dan masalah saya yang lain." jelasnya.

Barbara pun memutuskan untuk bercerai dengan Becker. Sang legenda juga harus membayar £11 juta dan rumah keluarga ketika mereka berpisah.

Becker benar-benar tersiksa setelah perbuatannya di dalam lemari itu. Dia juga menghabiskan total £20 juta proses perceraian dan menafkahi Anna.

Becker pun bertemu dengan Angela sebelum ulang tahun kedua Anna. "Anna benar-benar normal. Selama lebih dari satu jam kami bermain bersama."

Hubungan Becker dan Angela juga tak bertahan lama. Dia memutuskan berpisah meski tetap memberikan perhatian pada Anna. Dia mengatakan, mengunjungi putrinya setiap beberapa bulan.

"Dan aku telah menormalkan hubungan dengan ibunya. Kami berbicara tentang Anna dan masa depannya. Saya ingin belajar bagaimana mencintai anak perempuan saya." tutupnya.

Di sisi lain, Becker juga merupakan salah satu orang yang paling berjasa dalam karier petenis nomor satu dunia saat ini Novak Djokovic.

Becker pernah menjabat sebagai pelatih Djokovic pada akhir 2013. Saat itu, Djokovic kehilangan rangking pertama dunia usai digusur Rafael Nadal. Lalu, Becker dan Djokovic bertemu Monako untuk membahas rencana kerja sama.

Duet itu langsung berbuah manis. Djokovic memenangkan Wimbledon dan kembali ke peringkat satu dunia dalam tahun pertama mereka bekerja sama.

Petenis asal Serbia itu kemudian mendominasi musim 2015 dengan melangkah ke empat final Grand Slam. Djokovic juga hanya kehilangan gelar di Prancis Terbuka dari genggamannya.

Namun, Djokovic dan Becker berpisah pada 2016. Di bawah asuhan Becker, Djokovic total memenangi enam titel Grand Slam.

Setelah tak berkecimpung di dunia tenis. Becker datang membawa kabar buruk pada 2017. Dia dinyatakan bangkrut karena pinjamannya di bank swasta yang berbasis di London, Arbuthnot Latham & Co.

Setelah pernyataan kebangkrutan Becker, aset dan properti yang tersisa akan dijadikan pengganti untuk membayar tunggakan kreditnya.

Mau tahu skandal yang menyeret para atlet dunia lainnya? Skandal Olahraga akan hadir setiap harinya. Simak terus di VIVA.co.id