Skandal Olahraga, Pegulat WWE Bunuh Anak dan Istri Lalu Gantung Diri

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 2 menit

VIVAChris Benoit merupakan salah satu pegulat tersukses di World Wrestling Entertainment (WWE). Total, 22 gelar bergengsi berhasil diraihnya, termasuk sabuk juara World Heavyweight, Tag Team, Intercontinental, dan United States Champion.

Namun, Benoit meninggal dunia dengan cara yang tak wajar. Dia membunuh anak dan istrinya lalu mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

Dilansir Talksport, rententan peristiwa tragis Benoit terjadi dalam tiga hari beruntun. Dimulai pada 22 Juni 2007, Benoit membunuh istrinya, Nancy. Kaki dan pergelangan tangan Nancy terikat yang membuatnya meninggal karena sesak nafas.

Sehari berselang, Benoit membunuh anaknya Daniel yang baru berusia tujuh tahun. Sang anak dicekik setelah diberi obat bius yakni penghilang cemas Xanax.

Barulah pada 24 Juni 2007, Benoit mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Dia bunuh diri di gym di rumahnya dengan cara mengikat kabel di leher. lalu meletakkan beban terberat dan melepaskannya. Lehernya pun langsung patah.

Beragam versi mengenai penyebab aksi nekat Benoit bermunculan. Dari mulai gegar otak, penggunaan steroid yang tak terkontrol, hingga permasalahan keluarga dengan istrinya.

Alkohol hingga Depresi

Salah satu pegulat yang dekat dengan Benoit, Hardcore Holly berspekulasi bahwa alkohol memegang peranan penting dalam tragedi sang pegulat.

Holly dalam buku otobiografinya menuturkan bahwa Benoit selalu lebih banyak minum saat mengalami masalah rumah tangga dengan istrinya. Di TKP, polisi menemukan beberapa botol anggur.

Selain itu, temuan mengejutkan datang dari mantan pegulat WWE Christopher Nowinski yang juga lulusan Harvard. Dia mempelajari otak Benoit setelah tragedi. Ternyata, otak Benoit sudah rusak parah dan menyerupai otak pasien alzheimer berusia 85 tahun.

Gegar otak yang dialami Benoit terjadi karena aksi berbahayanya di WWE. Meskipun WWE hanyalah pertarungan skenario, ada banyak adegan berbahaya. Seperti dia menerima pukulan dari kursi di bagian belakang kepalanya.

Kerusakan otak Benoit ada di jalur demensia awal. Ini disebut sebagai salah satu faktor tindakan nekatnya.

Satu lagi penyebab kematian Benoit adalah depresi yang berkepanjangan. Dia begitu sedih saat sahabatnya Eddie Guerrero meninggal dunia.

Hal tersebut terungkap dalam film dokumenter Dark Side of the Ring. Keponakan Eddie Guerrero, Chavo Guerrero menjelaskan betapa terpukulnya Benoit saat tahu Eddie sudah tiada.

"Saat itu, saya bilang Eddie meninggal dunia pagi ini. Setelah itu, Benoit seperti tak memiliki emosi apapun, yang terlihat hanya ratapan. Ratapan dari lubuk hati seperti patah hati," ucap Chavo.

Mau tahu skandal yang menyeret para atlet dunia lainnya? Skandal Olahraga akan hadir setiap harinya. Simak terus di VIVA.co.id