Skandal Olahraga, Servis Plus-plus Dokter Cantik Hancurkan Samir Nasri

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 2 menit

VIVASamir Nasri sempat diperhitungkan sebagai salah satu pemain Eropa yang memiliki teknik tinggi. Kemampuan dribbling, kontrol bola dan umpannya kerap ditakuti oleh lawan.

Pada 2008, Nasri menandatangani kontrak empat tahun bersama Arsenal. Pemain asal Prancis ini tiga kali terpilih sebagai Player of the Month versi Asosiasi Sepakbola Profesional (PFA). Dia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik di tahun yang sama.

Nasri bergabung dengan Manchester City pada 2011. Di musim perdananya bersama The Citizens, dia langsung merasakan gelar Premier League. Nasri kembali merebut gelar Premier League di musim 2013/14.

Namun, sejak 2017 karier Nasri bak tenggelam ditelan bumi. Setelah kontraknya habis bersama Anderlecht pada 2020, Nasri berstatus pengangguran alias tak memiliki klub, di usia yang menginjak 33 tahun.

Ada apakah gerangan? Rupanya, skandal seks dengan dokter cantik di musim 2016/17 membuat karier Nasri hancur. Ketika itu, Nasri tengah dipinjamkan ManCity ke Sevilla.

Januari 2017, Nasri menjalani terapi di Los Angeles, Amerika Serikat di klinik Drip Doctors. Nasri dibantu seorang dokter cantik, Jamila Sozahdah.

Lewat Twitter, Nasri mengungkapkan jika dia mendapatkan layanan plus-plus dari Jamila. Namun, belakangan Nasri menghapus cuitan tersebut. Dia berkilah jika akunnya dibajak oleh mantan pacarnya, Anara Atanes yang terbakar api cemburu.

Klinik Drip Doctors jadi tempat Nasri melakukan terapi IV Vitamin yang bertujuan untuk membuat tubuh semakin bugar dan lebih kebal terhadap berbagai penyakit.

Dalam akun @Drip Doctors, terdapat foto Nasri berpose dengan seorang dokter cantik. Wanita itu juga yang dituding memberikan layanan plus-plus kepada Nasri.

Sontak publik langsung coba mencari informasi tentang perempuan itu. Menurut Daily Mail, selain berprofesi sebagai dokter, Jamila merupakan CEO klinik Drip Doctors yang berdiri sejak 2015 lalu.

Jamila disebut-sebut telah menikah dengan pria bernama Dr Anthony Ho. Di Drip Doctors, dia juga memperkerjakan empat saudara perempuannya yang tak kalah cantik dan seksi.

Selain itu, Nasri juga diduga menggunakan obat-obatan ilegal. Hal ini membuat kariernya hancur.

Dihukum karena Doping
Nasri dinyatakan bersalah oleh Badan Doping Dunia (WADA). UEFA mengganjarnya hukuman larangan bermain selama 18 bulan terhitung mulai 1 Juli 2017.

Hukuman Nasri berakhir pada 1 Januari 2019. Saat itu, dia direkrut West Ham United. Namun, permainannya melempem dan tak lagi seperti dulu.

Usai dilepas West Ham pada 2019, Nasri melanjutkan karier di Belgia bersama Anderlecht. Namun, dia gagal tampil maksimal. Nasri pun berstatus pengangguran usai kontraknya habis pada 2020.

Nasri mengaku menyesal dengan apa yang terjadi pada Januari 2017. Namun, dia tetap membantah telah menggunakan obat-obatan ilegal.

"Apa yang terjadi di Los Angeles benar-benar menghancurkan karier saya. Itu adalah suntikan vitamin yang legal dan saya punya resep," kata Nasri dilansir The Sun.

Nasri mengaku, sudah kehilangan semangat bermain. Dia bahkan berbicara kepada pelatihnya di Sevilla, Jorge Sampaoli agar meninggalkannya. Namun, Sampaoli tetap ingin Nasri bermain.

"Saya tersesat, cemas dan marah atas segalanya. Saya tidak menunjukkannya di lapangan tapi sepakbola berakhir untuk saya," ucapnya.

Mau tahu skandal yang menyeret para atlet dunia lainnya? Skandal Olahraga akan hadir setiap harinya. Simak terus di VIVA.co.id.