Skandal Seks di Balik Kontrak Sepatu Neymar

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sejak tahun lalu, Neymar berganti sponsor sepatu dari Nike ke Puma. Tadinya tidak ada penjelasan mengenai keputusan tersebut. Namun sekarang semuanya terkuak dan ceritanya cukup mengejutkan.

Neymar diketahui dikontrak Nike sejak berusai 13 tahun. Namun mendadak pada September 2020 lalu dia mengalihkan kerja sama dengan Puma.

Banyak yang menduga kalau Neymar mata duitan. Mau pindah ke Puma karena tawaran kontrak 25 juta euro per tahun. Angka itu diyakini yang terbesar dalam kesepakatan sponsorship.

Namun baru-baru ini Neymar buka suara. Dia menjelaskan kalau salah satu penyebab pemutusan kerja sama dengan Nike karena ada tudingan kasus pelecehan seksual.

Neymar diperlakukan tidak adil oleh Nike. Perusahaan aparel asal Amerika Serikat itu memutus kontrak dengan alasan sang pemain menolak bekerja sama dalam proses investigasi.

Hal yang dibantah keras oleh Neymar. "Memutus kontrak dengan mengatakan saya tidak bekerja sama dalam investigasi adalah ngaco. pembohong," tulis Neymar dalam akun instagram-nya dikutip Daily Mail.

Tudingan kasus pelecehana itu mencuat di 2018. Salah satu pekerja wanita Nike mengaku dipaksa melakukan oral seks kepada Neymar di sebuah hotel New York ketika mereka pergi bersama untuk event pada 2016 silam.

Dari Neymar menepis semua tudingan tersebut. Dia malah mengaku masih sempat jalan bareng dengan karyawati itu pada 2017, 2018, dan 2019.

"Mereka tidak bilang apa-apa ke saya. Itu hal yang serius, namun mereka diam. Siapa yang harus bertanggung jawab? Saya tidak diberi kesempatan membela juga tidak tahu siapa yang merasa telah saya rugikan," sambungnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel