Skater cilik Sky Brown tetap incar emas Olimpiade kendati jatuh parah

Aditya Eko Sigit Wicaksono

Atlet skateboard berusia 11 tahun Sky Brown masih menargetkan emas Olimpiade untuk Inggris di Tokyo kendati jatuh secara mengerikan dalam latihan di Amerika Serikat.

Brown dilarikan ke rumah sakit dengan helikopter setelah jatuh dalam latihan di California, Kamis lalu.

Ia dilaporkan tidak responsif saat tiba di rumah sakit, dengan ayahnya Stewart mengatakan ada kekhawatiran terhadap nyawa sang anak setelah ia menderita patah pada tulang tengkoraknya, namun Brown sekarang sedang dalam pemulihan dan telah menunggah video di media sosial.

Baca juga: Mohammad Ahsan masih berambisi ke Olimpiade Tokyo

Baca juga: IOC: Olimpiade Tokyo dibatalkan jika pandemi tak kunjung usai



"Saya biasanya tidak memposting saya jatuh atau membicarakan mengenai itu karena saya ingin orang melihat kesenangan dalam apa yang saya lakukan, tapi ini adalah jatuh terparah saya dan saya hanya ingin semua orang tahu bahwa saya baik-naik saja," kata Brown seperti dikutip AFP, Selasa.

"Tidak apa-apa jatuh sesekali. Saya hanya akan bangkit dan mendorong lebih keras. Saya tahu banyak yang terjadi di dunia saat ini dan saya ingin semua orang tahu apapun yang kita lakukan kita harus melakukannya dengan cinta dan kebahagiaan."

Dalam pesan sepanjang video itu, Brown menambahkan: "Ini adalah kecelakaan terburuk saya. Helm dan lengan saya menyelamatkan hidup saya. Ini tidak akan menghentikan saya. Saya akan mengejar emas di Tokyo 2021. Tetap kuat. Tetap positif."

Skateboard melakukan debut Olimpiade-nya di Tokyo.

Brown berharap menjadi Olimpian Britania termuda di Jepang, yang ditunda hingga musim panas tahun depan karena pandemi virus corona.



Baca juga: Olimpiade Tokyo diundur, Mo Farah optimistis pertahankan gelar juara

Baca juga: Pebalap sepeda Van der Breggen ingin pensiun setelah Olimpiade Tokyo