Skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP): Menpera: Konsumen Gak Ada Masalah

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz menegaskan, konsumen program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tidak pernah dipersulit.

"Saya tidak mengeluh jika tertundanya program KPR subsidi skema FLPP tersebut, karena selama ini masih kurang berjalan program FLPP adalah pengembang bukan rakyat (konsumen). Jadi yang teriak-teriak itu pengembangnya, untuk rakyat sendiri tidak pernah merasa dipersulit," Djan Faridz di Jakarta, Jumat (10/2/2012).

Ia menjelaskan, hingga kini pihak pengembang belum ada yang menyampaikan langsung keluhannya ke Kemenpera, melainkan hanya melalui media massa dan mengeluh ke DPR. "Kalau pun rugi, saya membicarakan ke PU (Kementerian Pekerjaan Umum) soal konstruksinya. Kalau membicarakan ke saya, belum ada yang pernah bicara secara langsung," tegasnya.

Menurut Djan Faridz, pengembang yang mengeluh merugi atas terhambatnya program FLPP sangat aneh. "Karena pengembang properti itu pedagang. Pengembang juga bisa memindahkan kredit ke bank lain dengan penawaran bunga yang lebih rendah. Sehingga tak tergantung oleh satu bank saja, seperti bisa pindah ke bank lain kan. BCA saja 7 persen bunga KPR-nya, untuk floating sendiri tapi plus minus 10 persen," paparnya. [mre]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...