Skenario Perlindungan Jemaah saat Puncak Haji di Armuzna

Merdeka.com - Merdeka.com - Menjelang masa puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna) Panitia Penyelenggara Ibadah Hajii (PPIH) Arab Saudi memperkuat tim perlindungan jemaah (linjam). Linjam dari tiga daker, yakni Madinah, Makkah dan Jeddah, akan dilebur.

"Kami sudah siapkan tim gabungan linjam Madinah, Mekkah, dan Jeddah. Kita fokuskan tanggal 10,11,12,13 Zulhijjah, karena itulah puncaknya. Jemaah membutuhkan tenaga luar biasa," ujar Kepala Seksi Linjam Muftil Umam kepada Media Center Haji (MCH) 2022 di Mekkah.

Saat di Mina khususnya, pos linjam akan dibagi dua. Satu jalur di atas, satu jalur di bawah.

"Di Jamarat akan kita bagi dua, jalur atas lima titik. Jalur bawah lima titik. Kita tambah 1 titik turun yang menuju Bin Dawood," jelasnya.

Jemaah Diimbau Jaga Kesehatan

Tim linjam juga akan diperkuat petugas dari Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji (P3JH) dan dari Emergency Medical Team (EMT) Kemenkes.

"Kita akan berkolaborasi di situ dalam rangka memberikan pertolongan dan perlindungan jemaah, khususnya pada 10 Zulhijjah," sambungnya.

Pada musim haji tahun ini, total ada 42 personel linjam, 21 di Madinah dan 21 di Makkah.

Dalam kesempatan yang sama, Muftil mengimbau pada jemaah untuk menjaga kesehatan karena puncak haji di Armuzna tinggal hitungan hari.

"Kurangi aktivitas yang tidak perlu, termasuk belanja, membatasi umrah sunah yang bisa menguras tenaga," tegasnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel