SKK Migas bidik investasi lewat konvensi internasional minyak dan gas

·Bacaan 2 menit

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) akan kembali menggelar konvensi internasional minyak dan gas bertajuk Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG) yang bertujuan menarik minat pemodal untuk berinvestasi di Indonesia.

"Kami ingin menunjukkan kepada stakeholders, publik, dan dunia luar bahwa sektor hulu migas sedang bertransformasi. Jadi, kami ingin menarik investasi," kata Ketua Konvensi IOG Luky Agung Yusgiantoro dalam konferensi pers yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Luky menjelaskan kegiatan hulu migas memiliki target untuk bisa memproduksi 1 juta barel minyak bumi per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas alam per hari pada 2030, sehingga memerlukan dukungan modal untuk mencapai target tersebut.

Baca juga: SKK Migas dorong digitalisasi aset hulu minyak dan gas bumi

Menurutnya, IOG merupakan salah satu upaya SKK Migas dalam menyebarluaskan informasi tentang upaya Indonesia untuk memenuhi kebutuhan energi dari bidang minyak dan gas bumi.

"Kami ingin menyebarluaskan berita bahwa kami sedang ingin mencapai target tersebut," ujar Luky.

SKK Migas akan menghadirkan sejumlah narasumber utama dalam konvensi tersebut, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri ESDM Arifin Tasrif.

Baca juga: Hulu migas diyakini masih jadi andalan energi nasional di masa depan

Selanjutnya, sejumlah tokoh dan ahli berskala nasional hingga internasional juga menjadi pembicara dalam konvensi IOG 2021, yaitu Rina Rudd dari Husky Energy, Diego Portoghese dari ENI Indonesia, Ronald Gunawan dari Medco, dan Doddy Abdassah dari Institut Teknologi Bandung.

Selain menarik investasi, IOG 2021 juga membicarakan tentang inisiatif rendah karbon dan transisi energi, membangun kolaborasi, pengembangan program-program di industri hulu migas, dan pemberian penghargaan kepada kontraktor migas yang telah berkontribusi mencapai target produksi tahun ini.

Konvensi internasional minyak dan gas ini akan menghadirkan lebih dari 120 pembicara dan diselenggarakan secara hibrid selama tiga hari di Bali, pada 29 November hingga 1 Desember 2021.

Bagi publik yang tertarik bergabung untuk berdiskusi membicarakan masa depan industri minyak dan gas Indonesia, pendaftaran dapat diakses di tautan https://www.iogconvention.com dan gratis.

Setelah mengisi data dan klik daftar, periksa email untuk mengkonfirmasi akun yang nantinya akan dipakai untuk mengikuti konvensi tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel