SMAR Kantongi Laba Bersih Rp 1,79 Triliun hingga Kuartal III 2021

Liputan6.com, Jakarta - PT Sinar Mas Agro Resources And Technology Tbk (SMAR) membukukan kinerja positif seiring pertumbuhan penjualan dan laba bersih hingga September 2021.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/11/2021), PT Sinar Mas Agro Resources And Technology Tbk mencatat penjualan Rp 40,38 triliun hingga September 2021. Realisasi penjualan ini tumbuh 43,17 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 28,20 triliun.

Beban pokok penjualan naik 32,55 persen menjadi Rp 32,51 triliun hingga kuartal III 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 24,53 triliun. Dengan demikian, laba kotor tercatat Rp 7,86 triliun hingga kuartal III 2021. Laba kotor tersebut naik 114,10 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,67 triliun.

Beban usaha perseroan melonjak 105,84 persen menjadi Rp 5,29 triliun hingga September 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,57 triliun.

Perseroan mencatat kenaikan beban penjualan menjadi Rp 4,49 triliun hingga September 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,64 triliun. Dengan demikian, laba usaha naik 133,3 persen menjadi Rp 2,59 triliun hingga kuartal III 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,1 triliun.

Perseroan mencatat pendapatan bunga naik menjadi Rp 188,26 miliar hingga September 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 146,97 miliar.

Perseroan mencatat ekuitas pada laba bersih entitas asosiasi sebesar Rp 15,10 miliar hingga September 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,66 miliar. Di sisi lain, perseroan mencatat beban bunga dan keuangan lainnya naik menjadi Rp 812,50 miliar hingga kuartal III 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 509,9 miliar.

Dengan demikian, perseroan mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 735,76 persen menjadi Rp 1,79 triliun hingga kuartal III 2021.

Pada periode sama tahun sebelumnya, perseroan mencatat laba Rp 214,71 miliar. Laba per saham dasar naik menjadi Rp 625 hingga September 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 75.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Total Liabilitas

(Foto: Ilustrasi laporan keuangan. Dok Unsplash/Carlos Muza)
(Foto: Ilustrasi laporan keuangan. Dok Unsplash/Carlos Muza)

Total liabilitas perseroan mencatat kenaikan menjadi Rp 24,56 triliun hingga September 2021 dari periode Desember 2020 sebesar Rp 22,50 triliun.

Perseroan mencatat ekuitas naik menjadi Rp 13,87 triliun hingga September 2021 dari periode Desember 2020 sebesar Rp 12,52 triliun.

Total aset naik menjadi Rp 38,45 triliun hingga September 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 35,02 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 2,33 triliun hingga September 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 2,82 triliun.

Gerak Saham SMAR

Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, Selasa, 2 November 2021, saham SMAR melonjak 5,74 persen ke posisi Rp 4.790 per saham. Saham SMAR dibuka naik 120 poin ke posisi Rp 4.650 per saham.

Saham SMAR berada di level tertinggi Rp 5.250 dan terendah Rp 4.650 per saham. Total frekuensi perdagangan 232 kali dengan volume perdagangan 1.228 saham. Nilai transaksi Rp 587,9 juta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel