Smartphone Android Lawas Ini Bakal Tak Bisa Akses Google pada September 2021

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Google mengungkap rencana untuk menghentikan layanannya untuk sejumlah smartphone dan tablet yang menjalankan OS Android 2.3.7 Gingerbread atau sebelumnya.

Dengan ini, seluruh perangkat ponsel atau tablet yang menggunakan OS Android 2.3.7 Gingerbread itu tidak akan bisa masuk ke akun atau layanan Google terkait.

Kabar ini diungkap oleh Manajer Komunitas di forum resmi bantuan Android, Zak Pollack. Dia mengatakan, penghentian layanan di OS Android lawas tersebut terkait dengan kekhawatiran tentang keamanan data pengguna.

Mengutip laporan tersebut via Gizchina, Senin (2/8/2021), berjalannya waktu akan terjadi eror dalam username atau password ketika ponsel dan tablet itu digunakan untuk mengakses layanan Google, seperti Gmail atau YouTube.

“Sebagai bagian dari upaya untuk menjaga keamanan pengguna, Google tidak akan lagi mengizinkan login pada perangkat yang menjalankan Android 2.3.7 atau lebih rendah mulai 27 September 2021."

Google Blokir Akses di Android

Dengan ini, Google akan membuat hampir tidak mungkin untuk menggunakan perangkat ini. Pengguna juga tidak bisa meng-update aplikasi dari Play Store, sinkronisasi kontak, dan banyak lagi.

Perangkat tersebut tetap bisa dipakai, tetapi akan sangat terbatas. Misalnya, pengguna hanya akan mengakses web melalui browser atau menjalankan aplikasi sederhana.

Google Minta OS Android di Update

Untuk alasan itu, Google merekomendasikan pengguna untuk memeriksa apakah perangkat mereka memiliki update yang tertunda, seperti ke Android 3.0 Honeycomb, Android 4.0 Ice Cream Sandwich, dan di atasnya.

Beberapa perangkat dapat memulihkan ke custom ROM agar tidak kehilangan akses. Namun, belum diketahui apakah ada banyak custom ROM untuk perangkat yang mati dengan Gingerbread 2.3.

(Ysl/Tin)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel