Smash Menyangkal Morgan Keluar

TEMPO.CO, Jakarta - Seringkali absen dari panggung hiburan, Morgan Smash dikabarkan hengkang dari Smash. Namun teman satu boybandnya mengatakan Morgan tidak keluar, melainkan sedang fokus untuk menyelesaikan kuliahnya.

"Morgan bukan keluar, tapi dia vakum dulu di Smash, karena dari pihak kampusnya juga agak sulit bagi waktunya," kata Rafael, saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 17 Juni 2013.

Hal tersebut ditempuh Morgan agar lebih fokus ke pendidikan yang terbengkalai karena padatnya waktu show bagi Smash. "Daripada enggak fokus dua-duannya mending rehat dulu," kata Rafel menambahkan.

Teman-teman satu boyband-nya mendoakan dan mendukung keputusan Morgan agar focus di satu bidang terebih dahulu. Meski belum tahu berapa lama Morgan akan absen, Smash mengatakan tidak akan mencari pengganti Morgan. Mereka hanya berharap agar Morgan cepat menyelesaikan studinya dan kembali bernyanyi. "Kita dukung dia untuk ke kampusnya dulu,"tambah Rafael.

Morgan merupakan salah satu dari tujuh anggota boyband smah. Morgan merupakan salah satu personil yang memiliki banyak fans di seluruh penjuru tanah air. Laki-laki kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat 25 Mei 1990 ini sudah beberapa kali absen manggung dengan enam rekannya.

Setelah dikonfirmasi, pemilik nama lengkap Handi Morgan Winata ini hanya vakum sementara sampai batas waktu yang belum dapat ditentukan. Selama itu pula, Smash akan berjalan hanya dengan enam personil yang tersisa.

NANDA HADIYANTI

Berita Lain:

Johnny Depp Terbuka Soal Perpisahannya

Lil Wayne Menginjak Bendera Amerika di Lagunya

Mastektomi Jolie Dikritik Melissa Etheridge

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.