SMASH Ungkap Pengalaman Terburuk sebagai Boyband

Fimela.com, Jakarta Boyband SMASH sudah berkarya selama 10 tahun di blantika musik Tanah Air. Senang dan sedih telah dilalui mereka bersama. Di masa debut SMASH diperkuat tujuh personel, dan kini personel SMASH tersisa lima, yaitu Bisma, Rafael, Dicky, Ilham dan Reza.

Ditemui di kantor KLY Gondangdia, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu, anggota SMASH ini menceritakan awal mula karier di dunia musik Indonesia. Mereka mengatakan kerap kali dibully beberapa orang yang tidak menyukai warna musiknya, bahkan sampai dilempar air seni.

"Pokoknya 10 tahun yang lalu boy band dikata-katain lah segala macem, pro kontra di masyakarat gitu," ujar Bisma, anggota SMASH.

"Parah banget sih waktu awal mula kita karier itu. Sorry, kita dilempar air kencing (air seni) aja itu pernah, dilempar batu. Justru dari itu mental kita bertumbuh bareng dan ngerasain dibully itu seperti apa," tambah Ilham SMASH.

Komentar Oom Leo

SMASH

Di tempat yang sama, musisi Oom Leo menuturkan pendapatnya soal reaksi penonton terhadap SMASH. Apalagi baru-baru ini mereka merilis single dan manggung bersama.

"Gue pernah manggung sama SMASH beberapa tahun lalu, setiap manggung mereka selalu khawatir yang tadi itu," tutur Oom Leo.

Perlahan Diterima

SMASH (Bambang E Ros/Fimela.com)

Setelah lama vakum, akhirnya SMASH comeback dengan lagu baru 'Jadi Milikmu' dan menggandeng Oom Leo. Bisma pun mengungkapkan kini warna musik mereka sudah jauh lebih diterima masyarakat.

"Saat di panggung itu tuh nggak ada satupun yang misalkan ngacungin jari tengah, bullying. Kayak this is music, just having fun," kata Bisma.

"Seperti ada keceriaan baru, sebuah kedewasaan bersama," pungkas Ilham SMASH.

Simak juga video menarik berikut ini: