SMI Ditunjuk untuk Siapkan Kerangka Pembiayaan Transisi Energi Indonesia

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) ditunjuk sebagai country platform manajer energy transition. Artinya, PT SMI akan menyiapkan kerangka pendanaan dan pembiayaan untuk mendukung transisi energi. Ini dilakukan agar Indonesia bisa mencapai penurunan emisi karbon pada tahun 2030 sebesar 29 persen dan karbon netral pada tahun 2060 dengan melakukan transisi energi.

"Pendanaan ini mobilisasi sumber dana untuk mendukung program tersebut," kata Direktur Utama PT SMI, Edwin Syahruzad di Bali Nusa Dua Convention Center (BNCDD), Bali, Rabu (13/7).

Sederhananya, SMI akan membuat mekanisme pembiayaan atau pendanaan untuk program yang mengalihkan sumber energi fosil ke penggunaan energi baru terbarukan (EBT). Misalnya untuk memperpendek umur dari pembangkit listrik batubara baik miliknya PLN atau milik swasta.

"(Karena) kalau ditutup ini lebih membutuhkan dukungan bukan pendanaan," katanya.

Dalam hal ini, Edwin mengatakan mengurangi umur PLT batubara tidak hanya berupa refinancing, melainkan dana murah agar bisa mengurangi ketergantungan. Selain itu, PT SMI juga merancang skema pembiayaan atau pendanaan untuk membangun pembangkit listrik EBT.

Setelah penunjukan ini PT SMI akan mengerjakan showcase proyek yang akan dijalankan. Sehingga nanti pemerintah bisa menyiapkan aturannya berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sebagai serangkaian kebijakan yang merupakan instrumen pelaksanaan transisi energi.

"Ini jadi penting karena akan melibatkan dukungan pemerintah dengan instrumen dari dukungan pendanaan dan melibatkan dukungan pembiayaan," kata dia mengakhiri. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel