SMK Borobudur Telah Produksi 50 Mobil

REPUBLIKA.CO.ID,MAGERLANG--Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Borobudur Jawa Tengah sudah lebih dulu memproduksi hingga 50 unit mobil dari berbagai tipe, sebelum heboh mobil Esemka, kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.

"Antara lain tipe ambulans yang rumah-rumah sakit Muhammadiyah berlomba membelinya," kata Din saat membuka Pameran Senirupa Islami "Kepada Matahari" bersama Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Tohari di Uhamka Pasar Rebo Jakarta, Senin.

Tipe lainnya antara lain kendaraan yang sekelas Toyota Fortuner dengan harga hanya Rp 169 juta, tambah Din yang dalam waktu dekat akan berkunjung ke sekolah tersebut untuk melakukan "test drive".

Din berencana menamakan mobil-mobil rakitan SMK Muhammadiyah 2 Borobudur itu dengan merek "Sang Surya" yang sedang dikaji oleh Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Muhammadiyah.

"Saya berharap Wakil Ketua MPR (Hajriyanto Y Tohari yang hadir pada pameran tersebut -red) mau membeli satu. Karena kalau mobil Pak Wakil Ketua MPR diparkir kan yang lain melihat dan jadi ingin beli juga," seloroh Din.

Kendaraan-kendaraan yang dirakit para siswa SMK Muhammadiyah 2 Borobudur bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) itu ia harap semakin diperbanyak kandungan lokalnya sehingga bisa menjadi kebanggaan bangsa.

Sebelumnya Kepala SMK Muhammadiyah 2 Borobudur, Yitno BE, mengatakan, kebanyakan yang dirakit para siswanya adalah kendaraan jenis mini bus angkutan umum, mobil wisata, ambulans, mobil dagang, mini truk dan bus untuk panggung seni.

Kompenen mesin dan mobil itu, ujar dia, masih disuplai dari Direktorat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk kemudian dirakit di SMK-nya.

Komisi VI DPR yang membidangi perindustrian, perdagangan, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadwalkan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk mendukung percepatan realisasi program mobil nasional (Mobnas) terkait fenomena mobil Esemka.

Wali Kota Solo, Joko Widodo melalui Pusat Pelatihan, Pendidikan Teknologi dan Industri Solo Technopark, sukses memfasilitasi siswa-siswa SMK di daerahnya untuk memproduksi mobil Kiat-Esemka.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.