Soal Banjir, Masyarakat Diminta Tak Saling Nyinyir

Syahrul Ansyari
·Bacaan 1 menit

VIVA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia, Haris Pertama, meminta semua pihak untuk tidak saling menyalahkan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam bencana banjir ini.

“Pilpres sudah selesai, saatnya kita bergandeng tangan dan saling membantu sama lain, apalagi Indonesia sedang dilanda bencana hampir di semua tempat. Hentikan saling nyinyir satu sama lain baik itu di medsos maupun di kehidupan sehari-hari,” kata Haris kepada wartawan, Minggu, 21 Februari 2021.

Mantan aktivis HMI itu menekankan, di tengah pandemi ini, sebaiknya masyarakat saling tolong menolong dan saling menghargai satu sama lain.

“KNPI meyakini pemerintah dalam menangani pandemi ini sudah tepat. Oleh karena mari kita bantu pemerintah untuk turun ke bawah membantu warga yang membutuhkan. Karena kami lihat masih ada korban banjir yang belum mendapat bantuan,” katanya.

Baca juga: Jakarta Banjir, Anies Sebut Kondisi Terkendali

Organisasi kepemudaan itu sendiri turut memberikan bantuan terhadap korban banjir di sejumlah wilayah di Jakarta. Mereka juga membuka Posko Peduli Bencana DPD KNPI Kota Jakarta Timur di Cipinang Melayu, tepatnya di depan Universitas Borobudur.

“DPP KNPI menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir di Jakarta Timur. Besok kita juga akan turun ke Jakarta Selatan untuk memberi bantuan,” kata Haris lagi.

Dia menegaskan KNPI akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat yang terdampak bencana. Hal ini sudah kita buktikan saat memberikan bantuan kepada korban gempa di Mamuju, banjir Kalsel dan longsor di Sumedang.

Bencana banjir melanda di sejumlah wilayah di Indonesia. Beberapa daerah yang menjadi sorotan tentu saja DKI Jakarta, dan kemudian sebelumnya di Semarang, Jawa Tengah.