Soal Cuti, Rossi Enggan Menghakimi Dovizioso

Vincent Lalanne-Sicaud
·Bacaan 1 menit

Tidak puas dengan Ducati, Andrea Dovizioso pun memutuskan mengakhiri negosiasi mengenai perpanjangan kontraknya, meski itu membuat masa depannya makin tidak jelas.

Pembalap asal Italia itu sempat kontak dengan KTM pada musim semi dan didekati oleh Aprilia. Namun kedua opsi alternatif tersebut dibiarkannya berlalu begitu saja.

Kemudian, datang tawaran untuk jadi pembalap penguji (test rider) dari Honda serta Yamaha. Dovizioso kambali melewatkannya. Ia memilih tetap cuti panjang pada 2021.

Pembalap Andrea Dovizioso, saat menjalani race terakhirnya bersama Ducati dalam MotoGP 2020 di Portugal.

Pembalap Andrea Dovizioso, saat menjalani race terakhirnya bersama Ducati dalam MotoGP 2020 di Portugal.<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Pembalap Andrea Dovizioso, saat menjalani race terakhirnya bersama Ducati dalam MotoGP 2020 di Portugal.Gold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images

Dovizioso, juara dunia kategori 125cc 2004 yang akan berusia 35 tahun pada Maret 2021, sebelumnya tidak pernah absen di kelas premier sejak 2008 silam.

Jika melihat umurnya, tidak ada jaminan pembalap kelahiran Forlimpopoli, Italia tersebut bisa kembali ke MotoGP pada 2022. Kemungkinan cutinya bisa jadi permanen.

Namun, Rossi berharap rencana Dovizioso comeback dapat terwujud. "Usia hanya angka, Bagi saya Dovi cuma mengambil cuti satu tahun," The Doctor menuturkan.

Dua pembalap MotoGP veteran asal Italia, Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi, dalam jumpa pers MotoGP 2020.

Dua pembalap MotoGP veteran asal Italia, Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi, dalam jumpa pers MotoGP 2020.<span class="copyright">Gold and Goose / Motorsport Images</span>
Dua pembalap MotoGP veteran asal Italia, Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi, dalam jumpa pers MotoGP 2020.Gold and Goose / Motorsport Images

Gold and Goose / Motorsport Images