Soal Gelar Juara Liga Inggris, Solskjaer Ucapkan Janji Ini untuk Fans MU

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Liverpool- Manajer Manchester United atau MU, Ole Gunnar Solskjaer dalam tekanan. Setan Merah kini diragukan bisa berprestasi kalau masih dilatih eks striker asal Norwegia itu.

Meski begitu, Solskjaer berjanji Manchester United tak akan menyerah. Dia yakin pemain sudah banyak belajar dari kesalahan dan tetap fokus kejar gelar.

"Kami sudah kebobolan gol yang bisa kami hindari sebenarnya. Kami selalu bekerja agar bisa lebih baik, pemain setuju dengan apa yang harus dilakukan dan siap berikan yang terbaik," ujar Solskjaer sebelum duel lawan Liverpool dan dikutip Metro.

"Kami bersaing di level tinggi, kalau lengah sedikit saja, Anda akan dihukum. Itu perbedaan antara level ini dan level dibawahnya, fokus dan konsentrasi."

Manchester United perlahan-lahan mulai tergusur dari papan atas klasemen Liga Inggris. Hanya konsistensi yang bakal membawa MU kembali ke papan atas.

Tak Boleh Kalah Lagi

Namun sang juru taktik Ole Gunnar Solskjaer mengubah strategi untuk bermain lebih agresif hasilnya mereka sukses membalikkan keadaan di babak kedua. (AP/Dave Thompson)
Namun sang juru taktik Ole Gunnar Solskjaer mengubah strategi untuk bermain lebih agresif hasilnya mereka sukses membalikkan keadaan di babak kedua. (AP/Dave Thompson)

Sebelum lawan Liverpool, Solskjaer sudah memperingatkan pasukannya agar tak kalah lagi. Man Utd disebutnya harus gaspol.

"Kami kehilangan poin yang tidak kami sukai. Kami harus mulai dari sini dan benar-benar gaspol," ujar Solskjaer.

"Tak ada waktu untuk kalah karena meskipun musim masih panjang. Itu karena lawan kami tak akan beri kami banyak pilihan."

Mudah Jebol

Peran Bruno Fernandes di MU cukup tinggi jelang menghadapi Liverpool (AP/Rui Vieira)
Peran Bruno Fernandes di MU cukup tinggi jelang menghadapi Liverpool (AP/Rui Vieira)

Solskjaer juga menyoroti mudahnya pertahanan MU dibobol lawan. Dia mengatakan hal ini cukup aneh karena banyak pemain yang membantu pertahanan.

"Kami tahu terlalu terbuka lawan Leicester City, terlalu mudah diterobos. Kami kebobolan karena serangan balik, kami harus perbaiki itu," ujarnya.

"Lucunya musim ini kami punya banyak pemain yang bantu pertahanan dibandingkan musim lalu, tapi kami lebih mudah diterobos," ujarnya.

Peringkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel