Soal Ledakan Jumlah Kombes, Tito: Saya Serahkan Hal Pusing ke Pak Idham

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jenderal Purnawirawan Tito Karnavian mengatakan, salah satu masalah yang dihadapi Kapolri yaitu mengatasi persoalan ledakan jumlah polisi berpangkat Komisaris Besar (Kombes).

Saat masih menjabat Kapolri, Tito mengaku hal tersebut sampai membuat kepalanya pusing. Kini Tito menyerahkan warisan perosalan penumpukan jumlah Kombes itu kepada penerusnya, Kapolri Jenderal Idham Azis.

"Saya serahkan hal pusing ke Pak Idham," ujar Tito usai upacara serah terima jabatan Kapolri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Rabu (6/11/2019).

Tito mengatakan, jumlah polisi berpangkat Kombes melonjak tajam pada angkatan 88. Ia menyebut, jumlah  mencapai 400 orang.

"Angkatan 83, 84, 85 ledakan paling tinggi tahun 88. Nah ini membuat ledakan Kombes," katanya.

Tito mengatakan, pihaknya dulu sudah berdikusi dengan Asisten Kapolri bidang SDM untuk mencari solusi ledakan Kombes.

 

Pusing hingga Sekarang

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan keterangan kepada awak media usai apel seluruh Pegawai Lingkup Kemendagri dan BNPP di halaman kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Dalam apel perdana ini Tito memberikan arahan kepada semua pegawai Kemendagri. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Menurut dia, setiap tahun jenderal yang pensiun hanya maksimal empat orang, tak sebanding dengan perwira yang sedang menempuh sespimti.

"Itu yang membuat saya jujur cukup pusing sampai hari ini, karena enggak bisa memuaskan semua orang. Bayangkan jumlah Kombes sekarang karena rekruitmen saat itu tidak terpikirkan sudah 1.500, yang sudah sekolah kalau Kombes mau sekolah sudah 400 orang," ujar dia.

Karena itu, Tito mengatakan, saat ini jabatan Kapolda disi jenderal yang menyematkan bintang dua.

Saksikan juga video menarik berikut ini: