Soal Liga Super Eropa, Juventus Santai Tanggapi Kemungkinan Sanksi UEFA

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Turin - Direktur Juventus Fabio Paratici mengungkapkan pihaknya santai menanggapi kemungkinan terkena sanksi karena Liga Super Eropa. Menurut Paratici, Juventus tidak melanggar aturan.

"Kami sangat tenang karena kami tahu kami bertindak dengan jelas. Jadi tidak ada yang membuat kami khawatir," ujar Paratici seperti dilansir Football Italia.

Juventus menjadi salah satu dari 12 klub yang sempat mengusulkan adanya Liga Super Eropa. Bahkan, presiden Juventus, Andrea Agnelli bisa dibilang sebagai inisiator utama kompetisi baru itu.

UEFA dan FIFA menanggapi Liga Super Eropa dengan reaksi keras. Mereka mengancam sanksi terhadap 12 klub pengusung, kendati kompetisi itu tak jadi digelar.

Paratici mengatakan, Agnelli sendiri tidak terlihat khawatir. Menurutnya, Agnelli bertindak karena ia peduli terhadap sepak bola dan Juventus.

"Saya tahu betapa dia peduli dengan sepak bola yang bagus dan Juventus," katanya.

Hal Tidak Benar

Andrea Agnelli - Orang nomor satu di Juventus ini rela  memilih mundur dari posisinya sebagai presiden European Club Association (ECA). Kini ia menjabat sebagai wakil presiden di Liga Super Eropa. (AFP/Miguel Medina)
Andrea Agnelli - Orang nomor satu di Juventus ini rela memilih mundur dari posisinya sebagai presiden European Club Association (ECA). Kini ia menjabat sebagai wakil presiden di Liga Super Eropa. (AFP/Miguel Medina)

Paratici mengatakan, ancaman sanksi itu muncul lantaran ada informasi yang tidak akurat soal Liga Europa. Menurutnya, Liga Super Eropa sama sekali bukan kompetisi yang tertutup.

"Beberapa yang dikatakan tidak benar semisal itu adalah liga yang tertutup, atau tim yang ikut meninggalkan liga domestik masing-masing," katanya.

12 Klub Penggagas Liga Super Eropa

Italia

Juventus

Inter Milan

AC milan

Spanyol

Real Madrid

Barcelona

Atletico Madrid

Inggris

Chelsea

Manchester United

Manchester City

Arsenal

Tottenham Hotspur

Saksikan Video Juventus di Bawah Ini