Soal Medali Aprilia Manganang sebagai Atlet Voli Putri, Menpora Serahkan ke NOC

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Aprilia Manganang pernah menyabet beberapa medali bersama Timnas Voli Indonesia saat masih bermain sebagi pevoli putri. Setelah dipastikan berjenis kelamin laki-laki, nasih medali-medali tersebut menjadi tanda tanya.

Kepastian jenis kelamin Aprilia Manganang diungkapkan Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa, melalui konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Selasa (9/3/2021). Menurut Andika, Aprilia Manganang yang juga berpangkat TNI Sersan Dua (Serda) sejak lahir memang berjenis kelamin pria. Namun, terjadi Aprilia mengalami kejadian medis yang disebut Hipospadia.

"Saat dilahirkan dia punya kelainan pada sistem reproduksinya," kata Jenderal TNI Andika Perkasa.

Hipospadia merupakan kelainan medis pada bentuk kelamin yang kerap dialami bayi laki-laki ketika dilahirkan. Andika menyebut, kelainan yang dialami Aprilia baru diketahui saat pihaknya menyuruh yang bersangkutan untuk melakukan pemeriksaan medis di RSPAD Gatot Subroto.

Saat masih aktif bermain voli, Aprilia Manganang mengoleksi beberapa medali bergengsi bersama Timnas voli putri Indonesia. Dia meraih medali perunggu di SEA Games Myanmar 2013 dan Singapura 2015. Adapun di SEA Games 2017 Malaysia, menyabet medali perak.

Saat ditanya tentang nasib medali-medali Aprilia Manganang tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Zainudin Amali, menyerahkan urusan itu kepada National Olympic Committee (NOC) Indonesia.

Koordinasi dengan PBVSI

Semasa kariernya, pemilik nama lengkap Aprilia Santini Manganang pernah memperkuat Alco Bandung, BNI 46, Manokwari Valeria, hingga Jakarta Elektrik PLN. (Foto: AFP/Anthony Wallace)
Semasa kariernya, pemilik nama lengkap Aprilia Santini Manganang pernah memperkuat Alco Bandung, BNI 46, Manokwari Valeria, hingga Jakarta Elektrik PLN. (Foto: AFP/Anthony Wallace)

"Apa yang sudah diumumkan KSAD tentu itu menjadi informasi buat kita semua. Saya kira juga kita harus melihat ini sebagai suatu kejadian tidak sengaja. Tidak ada yang mau mengaku-ngaku," kata Zainudin Amali di Jakarta, Rabu (10/3/2021).

"Itu (soal medali) kami serahkan kepada NOC. Pemerintah terlalu jauh kalau masuk ke sana. Kami tunggu saja dari NOC," kata Menpora.

Menpora mengatakan akan berkoordinasi dengan induk olahraga voli, yaitu PBVSI, terkait medali-medali Aprilia Manganang.

"Kami akan koordnasikan dengan cabornya. Tetapi PBVSI juga baru tahu, yang mengumumkan pertama kan Kepala Staf Angkatan Darat hasil dari pemeriksaan di RSPAD. Cabor tahunya dari sana," ujar Menpora.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini