Soal Perseteruan Ruko, Anang Sesali Komentar KD

TEMPO.CO, Jakarta - Musikus Anang Hermansyah menyesali pernyataan Krisdayanti beberapa waktu lalu terkait perseteruan rumah toko (ruko) yang kini ditempatinya. Kala itu, KD--begitu Krisdayanti biasa disapa--membeberkan "dapur" lama mereka.

"Aku bingung. Ini, kan, bulan Ramadan. Kenapa enggak hormati Ramadan dulu," katanya dalam jumpa pers di kediamannya di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Senin malam, 13 Agustus 2012.

Musikus asal Jember itu beralasan masalah pembicaraan ruko sebenarnya sudah lama didiskusikan saat mereka resmi bercerai pada 2009 lalu. Karena itu, Anang heran kenapa KD kembali berkoar-koar soal ruko.

"Kami (berdua) sepakat, KD dengan keluarga baru di sana. Aku dan anak-anak di sini (di ruko). Saya harap pemahamannya sudah clear, kan," ujarnya.

Sebelumnya, KD juga meminta Anang untuk segara menjual ruko tersebut. Kemudian, hasil penjualannya diberikan untuk kedua anak mereka, Aurel dan Azriel.

Perseteruan mantan suami isteri itu dimulai saat ada kicauan seseorang yang mengaku suami KD, Raul Lemos, di Twitter. Raul menyindir Anang karena masih menempati fasilitas istrinya.

YAZIR FAROUK

Terpopuler:

GIGI Digugat, Ini Komentar Armand Maulana

Rihanna Kembali di Posisi Puncak Tangga Lagu

Paragita UI Raih Penghargaan Khusus di Hungaria

Pianis Cilik Viona Sanjaya, Persiapan Konser Sydney Opera House 2013 

Tiara Zulfa, Memilih Jadi Penyanyi Solo

Matah Ati Bakal Pentas di Solo

Pianis Cilik Viona Sanjaya, Persiapan Konser Sydney Opera House 2013

Dari Maestro hingga Seni Kinetik

Tunggangan Bergaya 007

Jon Lord, Pendiri Deep Purple Wafat

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.