Soal Prostitusi Artis, ini Kata Amanda Manopo

Aiz Budhi, Aiz Budhi
·Bacaan 1 menit

VIVA – Artis dan prostitusi kembali terkait karena polisi baru saja menangkap Hana Hanifah di Medan. Hana ditangkap karena diduga melakukan prostitusi online. Mengenai hal ini, aktris Amanda Manopo tidak mau buru-buru menjatuhkan penghakimannya.

“Sebenarnya karena orang melakukan hal itu tentu ada alasannya dan tidak semuanya yang mereka lakukan itu buruk, pasti ada baiknya kok,” kata Amanda saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Juli 2020.

Menurut Amanda banyak hal bisa terjadi dalam kasus tersebut. Maka dari itu, ia tidak mau terlalu jauh membahas. Terlebih, Amanda Manopo tidak terlalu mengenal sosok Hana Hanifah.

“Kalau artis melakukan hal itu kan ada alasan tertentu, mungkin dia melakukan itu bukan karena uang atau apa. Mungkin dia ketemu kenyamanan dalam seseorang. Tapi tiba-tiba ternyata orang itu menjebak dia, kita enggak ada yang tahu,” ujar Amanda.

Amanda Manopo berharap warganet pun berlaku seperti itu. Ia tidak ingin seseorang kemudian dengan mudahnya dinilai orang lain lewat apa yang dikenakan. Lalu setelah mengetahui yang dikenakan, maka akan timbul pikiran seseorang.

“Jangan memposisikan semua artis apalagi perempuan terus dia memakai barang branded dan orang-orang punya pemikiran 'wah pasti dia kerja prostitusi' itu sangat salah,” ujar Amanda Manopo.

Baca juga: Belum Genap Satu Hari, Bayi Vanessa Angel Sudah Main TikTok

Hana Hanifah ramai diperbincangkan karena tertangkap bersama salah satu rekannya di salah satu hotel di Medan, Minggu malam, 12 Juli 2020. Rekannya tersebut disebut sebagai pengusaha Medan berinisial R. Berdasarkan penyelidikan polisi, Hana disebut menerima transfer Rp20 juta yang diduga merupakan pembayaran mengenai prostitusi.

Menurut rekan kerja Hana, saat ini statusnya masih sebagai saksi. Polisi masih mendalami kasus tersebut termasuk mengenai uang yang masuk sebelum Hana terbang ke Medan. Saat ini, keluarga dan kuasa hukum telah mendampingi Hana di Polrestabes Medan.