Soal Wanita Sulit Orgasme, Dr Boyke: Pria Masturbasi Lebih Mudah

·Bacaan 2 menit

VIVA – Nyaris sebagian besar wanita mengaku sulit meraih orgasme saat bercinta. Berbeda dengan pria, yang hampir 80 persennya dapat orgasme dengan mudah, bahkan dengan masturbasi sekalipun.

Perbedaan terkait orgasme pada wanita dan pria ini kerap dijumpai di berbagai penelitian. Hal itu pun turut diungkap oleh Dokter spesialis kandungan, dr Boyke Dian Nugraha SpOG, yang menyebut bahwa hampir 50 persen wanita sulit orgasme. Sebab, wanita membutuhkan kenyamanan terlebih dahulu untuk mampu meraih titik klimaks itu.

"Pusat orgasme wanita itu tidak selalu titik klitoris atau G-spot atau bagian lain. Contoh, wanita yang menyusukan bayinya, bisa orgasme ketika merasa nyaman. Artinya, kenyamanan wanita itu diutamakan, kenyamanan itu yang mudah mencapai orgasme, build-in orgasme-nya akan mudah bangkit," jelas dokter Boyke, dalam tayangan video di kanal YouTube Tonight Show Premiere, beberapa waktu lalu.

Perbedaan ini yang terlihat secara nyata pada pria dan wanita. Seksolog itu mencontohkan, pada perempuan pekerja seks, bisa saja berpura-pura mencapai orgasme pada kliennya namun benar-benar mencapai kenikmatan saat bercinta bersama kekasihnya.

"Kalau cowok, masturbasi aja lebih mudah, nggak selalu kenyamanan. Wanita lebih banyak aspek emosional. Lihat aja pekerja seks, bisa semuanya pura-pura (orgasme), tapi dengan pacarnya dia bisa orgasme beneran," bebernya.

Selain kenyamanan, para wanita juga kerap mendahulukan sisi emosionalnya saat bercinta sehingga akan lebih mudah mencapai orgasme. Di samping itu, aktivitas fisik juga diperlukan, dalam artian, wanita harus memahami titik sensitifnya agar mudah dirangsang.

"Tapi prinsipnya, namanya pikiran, emosi, perasaan, aktivitas fisik dilakukan bersamaan pada wanita itu, namanya mutual orgasme, berarti dua-duanya punya teknik tertentu," jelasnya.

Lebih dalam, dokter asal Bandung itu menekankan bahwa orgasme bukanlah suatu tujuan akhir dalam proses bercinta. Namun, bagaimana pasangan dapat membangun keintiman dan menikmati proses yang ada saat di ranjang.

"Orgasme bukan tujuan akhir tapi Anda nikmati proses ketika suatu hubungan dilakukan, mulai sentuhan, jilatan, ciuman, gerakan-gerakan verbal, nikmati itu. Secara langsung dia (perempuan) bangkitkan gen-gen untuk orgasme, akhirnya bisa sampai orgasme, Tapi jangan tujuannya berapa kali orgasme ya, seks harus dinikmati prosesnya," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel