Soimah Blak-blakan Soal Sumber Kekayaan Sang Suami, Ternyata Anak Juragan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Soimah Pancawati yang akrab disapa Soimah kini tengah berbahagia dengan keluarga. Ibu dua anak ini memiliki suami yang sangat dicintainya, Herwan Pandoko alias Koko. Keduanya menikah pada 27 Desember 2002.

Selama ini, hanya sedikit yang mengetahui perihal latar belakang keluarga suami Soimah. Baru-baru ini, Soimah pun mengungkapkan bahwa Koko ternyata datang dari keluarga dengan harta yang melimpah.

Soimah mengungkapkannya saat menjadi bintang tamu di acara Tukul One Man Show Indosiar. Awalnya, ia ditanya mengenai alasannya mau memiliki suami seperti Koko. Jawabannya pun cukup tak disangka.

Anak Juragan

6 Gaya Trendi Suami Soimah Herwan Pandoko, Hobi Motoran (sumber: Instagram.com/koko_ko_koko)
6 Gaya Trendi Suami Soimah Herwan Pandoko, Hobi Motoran (sumber: Instagram.com/koko_ko_koko)

Soimah mengatakan bahwa suaminya berasal dari keluarga berada. Pasalnya, mertua Soimah selama ini adalah juragan gabah.

"Ya salah satunya yang pasti kaya, ya. Siapa yang enggak mau sama anak juragan gabah? Iya toh? Enggak bakal kelaparan gitu lo, ada beras," celetuk Soimah dengan tawa khasnya.

"Saya enggak mau munafik orangnya," Soimah melanjutkan.

Paras Rupawan

Soimah Pancawati atau yang akrab disapa Soimah bersama suaminya (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Soimah Pancawati atau yang akrab disapa Soimah bersama suaminya (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Selain itu, Soimah juga mengaku bahwa alasannya menyukai Koko adalah paras wajahnya yang dinilai tampan. Koko sudah dikenal oleh Soimah sejak mereka masih SMA. Bahkan, Koko rupanya adalah adik kelas Soimah.

"Ganteng. Dulu itu masa SMA. Waktu itu kita sama-sama di SMKI (Sekolah Menengah Karawitan Indonesia). Jadi dia adik kelasku," kata Soimah sambil tertawa lagi.

Sudah dari SMA

Lebih jauh, Soimah juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat digoda oleh Koko sewaktu masih sekolah.

"Dia suka godain saya. Jadi ini ada ruang-ruang, ini ada jalan lorong. Dia kelasnya di ujung sana, saya di ujung sini. Kalau aku keluar mesti lewat, suka nongkrong-nongkrong depan pintu, lihat-lihatin," ujar Soimah.

"Namanya cewek, ngerasa kalau ada laki-laki... Saya pikir adik kelas ganteng ini. Dulu anak SMA jarang-jarang bawa motor. Dia sudah bawa motor. Habis itu saya sengaja lewat, lewat, lewat," lanjut Soimah.