Sol Kyung-gu empati terhadap karakter yang dia perankan di "Phantom"

Aktor asal Korea Selatan Sol Kyung-gu mengatakan dirinya merasakan empati terhadap karakter yang dia mainkan dalam film "Phantom" yang berasal dari keluarga elit Jepang tetapi menderita karena memiliki ikatan darah dengan Korea saat masa pendudukan Jepang.

Disutradarai oleh Lee Hae-young, "Phantom" mulai tayang di bioskop lokal sejak Rabu (11/1). Film itu mengambil latar saat Korea berada di bawah pemerintahan kolonial Jepang pada 1933.

Kisahnya mengikuti lima orang yang dicurigai sebagai mata-mata yang disebut "phantom" atau "hantu" dari organisasi anti-Jepang. Mereka kemudian dikurung di sebuah hotel terpencil.

Baca juga: Film "Jung_E" tampilkan kecerdasan buatan saat bumi menuju kehancuran

Seol memerankan karakter Murayama Junji, yang dulunya seorang tentara dan kemudian menjabat sebagai perwira polisi Jepang. Dia adalah salah satu dari lima tersangka yang mati-matian berusaha membuktikan ketidakbersalahannya kepada pejabat Jepang. Dia ingin menangkap mata-mata itu dengan tangannya sendiri.

Aktor itu menggambarkan Junji sebagai "karakter fungsional" yang dirancang untuk mengaburkan tebakan penonton dalam film thriller mata-mata tersebut.

"Dia memiliki pikiran yang tidak terduga karena rasa rendah diri dari orang tua dan garis keturunannya," kata Sol saat wawancara dengan Yonhap pada Kamis.

Aktor veteran itu memutuskan untuk memainkan karakter Jepang berlatar masa kolonial karena hal itu merupakan sesuatu yang baru. Karakter itu dituntut fasih berbicara dalam bahasa Jepang sekaligus Korea.

"Saya tertarik pada film periode yang berlatar era kolonial karena saya belum mengambil peran sejak saat itu," kata Sol.

"Saya tidak suka mengulangi peran yang sama, jadi saya pikir periode dan latar yang berbeda dapat membantu saya menghindari pengulangan gaya akting saya," imbuh dia.

Sebelumnya, Sol pernah membintangi "Rikidozan" (2004), di mana di film tersebut dirinya dituntut fasih berbahasa Jepang. Dengan pengalamannya itu, dia tidak memulai belajar bahasa Jepang dari nol lagi.

"Karena saya mengalami begitu banyak kesulitan (berbicara bahasa Jepang) saat syuting 'Rikidozan', beban saya berkurang kali ini," kata dia.

Baca juga: Lee Dong-hwi & Jung Eun-chae jadi sepasang kekasih di film baru

Baca juga: Tiga fakta menarik di balik film musikal Korea "Hero"

Baca juga: Park Eun-bin & Kim Min-ha akan hadiri Critics Choice Awards di AS