Solar Mahal, KAI Berencana Naikkan Harga Tiket Kereta Api

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berencana melakukan penyesuaian tarif moda angkutan kereta api. Hal ini merespon kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite maupun Solar pada Sabtu (3/9).

"KAI masih melakukan kajian terhadap penyesuaian tarif tiket kereta api, akibat adanya kenaikan harga BBM," kata Vice President Public Relations KAI Joni Martinus kepada Merdeka.com di Jakarta, Rabu (7/9).

Joni mengatakan, kenaikan tarif BBM subsidi jenis Solar akan berdampak langsung terhadap biaya operasional. Tercatat, Solar mengalami kenaikan dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter.

"Perubahan tarif BBM tentu mempengaruhi komponen biaya operasional KAI," ujarnya.

Lebih lanjut, Joni memastikan kenaikan harga tiket kereta api tidak terlalu besar. Hal ini bertujuan agar harga tiket baru tetap terjangkau bagi pelanggan.

"KAI akan berupaya agar penyesuaian tarif tiket kereta tidak akan terlalu besar. Sehingga, tetap sesuai dengan kemampuan masyarakat," tutupnya.

Untuk diketahui, moda angkutan kereta api milik KAI masih menggunakan mesin diesel dengan bahan bakar jenis Solar. Solar sendiri termasuk jenis BBM subsidi yang ikut mengalami penyesuaian harga. [azz]