Solo Banyak Genangan saat Hujan, DPRD Minta Gibran Buat Perda Drainase

Merdeka.com - Merdeka.com - Maraknya genangan di berbagai sudut saat hujan deras di Kota Solo menarik perhatian berbagai pihak. Mereka menyayangkan banyaknya drainase yang sempit dan tersumbat sehingga mengakibatkan banjir.

Kalangan wakil rakyat memberi perhatian khusus terkait hal tersebut. DPRD Kota Solo mengusulkan adanya peraturan daerah (Perda) Drainase. Usulan tersebut mengemuka saat Rapat Paripurna Ke-1, di gedung Graha Paripurna, Kantor DPRD Kota Solo, Senin (30/5).

Ketua Komisi III DPRD Kota Solo YF Sukasno mengatakan pembahasan soal pengelolaan sistem drainase tersebut baru dalam tahap usulan. Lebih lanjut wacana tersebut akan dibahas setelah adanya persetujuan dari Wali Kota Solo.

"Rapat hari ini baru tahap usulan. kalau Mas Wali Kota menyetujuai nanti ke depannya akan kita bahas lagi," katanya.

Politisi PDIP itu menyampaikan, Perda Drainase dibuat sebagai jawaban untuk masyarakat, yang sering mengeluh banyaknya kawasan yang tergenang saat terjadi hujan deras. Sukasno menilai, munculnya genangan merupakan permasalahan lama.

"Ini kasus lama, setiap hujan lebat banyak yang tergenang, karena drainase kita kecil, jadi air mengantre," terangnya.

Mantan Ketua DPRD Solo itu menambahkan, 80 persen lokasi di Kota Solo masuk dalam kawasan tergenang banjir. Kasus banjir di Kota Solo, lanjut dia, disebabkan banyaknya drainase yang dialihfungsikan atau ditutup, seperti untuk lahan parkir hingga pertokoan.

"Dengan adanya Perda Drainase ini, bisa menjadi pijakan Pemkot Solo untuk menindak tegas pemilik lahan yang kedapatan menutup drainase di Solo," imbuh dia.

Terkait isi perda, dikatakan Soekarno, tentang pengaturan, status drainase, dan izin dari masyarakat. Artinya dibolehkan atau tidak untuk menutup drainase.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka tak menampik ihwal buruknya drainase di Kota Solo. Untuk itu pihaknya akan segera menindaklanjuti pembuatan perda drainase. Adanya Perda Drainase juga diharapkan bisa menjadi pijakan dirinya untuk melakukan penataan kota agar tebebas dari banjir.

"Beberapa pemukiman di sejumlah kelurahan itu memang drainasenya ditutup. Itu perlu penegasan, dipakai bangunan, parkir, garasi dan macam-macam," katanya. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel