Solo Raya, DIY, Malang dan Bali Masih PPKM Level 4 hingga 30 Agustus 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah memastikan untuk memperpanjang kebijakan PPKM berlevel dalam penanganan Covid-19 di beberapa wilayah di Indonesia hingga 30 Agustus 2021. Meski demikian, ada beberapa wilayah yang turun menjadi level 3.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan atau Menko Luhut mengatakan wilayah Aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Semarang Raya dan Surabaya Raya mengalami penurunan Level, dari PPKM Level 4 ke Level 3 pada minggu ini.

"Sehingga kabupaten/kota yang masuk ke Level 3 bertambah menjadi sebanyak 67 kabupaten/kota. Untuk level 2 jumlahnya bertambah menjadi 10 kabupaten/kota," kata Luhut, Senin (23/8/2021).

Luhut menegaskan, terkait keputusan ini nantinya akan dituangkan dalam Instruksi Mendagri secara lebih mendetail.

Khusus untuk wilayah Aglomerasi Bali, Malang Raya Solo Raya serta DIY, untuk saat ini masih pada level 4.

"Tetapi kami perkirakan akan turun menjadi PPKM Level 3 pada beberapa minggu ke depan dengan perbaikan yang terus menerus dalam penanganan covid-19, terutama agar meningkatkan kesembuhan lebih cepat dan menekan laju kematian," papar Luhut.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

PPKM Akan Terus Ada Selama Pandemi Covid-19

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers tentang evaluasi PPKM.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers tentang evaluasi PPKM.

Pemerintah telah memperpanjang penerapan PPKM di Jawa-Bali hingga 30 Agustus 2021. Hanya saja, beberapa daerah dipastikan turun level ke PPKM level 3, seperti salah satunya wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, sesuai aratah Presiden Jokowi, pemerintah akan terus menggunakan mekanisme PPKM ini dalam menyeimbangkan penanganan Covid-19.

"PPKM akan terus berklaku selama pandemi masih ada, karena ini alat kita menyeimbangkan Covid-19 terhadap ekonomi dan lapangan kerja," kata Luhut, Senin (23/8/2021).

Dalam penerapan PPKM berlevel ini, pemerintah akan terus melakukan evaluasi setiap minggunya. Hal ini untuk menentukan kebijakan di masing-masing daerah dalam pemulihan ekonomi.

"Kita semua berharap seluruh Kabupaten dan Kota bisa masuk ke level 2 atau 1 suatu saat nant," pungkas Luhut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel