Solok gelar festival batik khas daerah

·Bacaan 2 menit

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumbar, menggelar festival busana dan pertunjukan besar tenun untuk meningkatkan minat dalam mengenakan busana batik khas Kabupaten Solok serta menyukseskan program UMKM dari sektor cipta kreasi batik setempat.

Ketua Dekranasda Kabupaten Solok Emiko Epyardi di Solok, Kamis, mengatakan tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan minat dalam mengenakan busana batik di Kabupaten Solok serta untuk menyukseskan program UMKM dari sektor cipta kreasi batik.

Selain itu, Kabupaten Solok memiliki kekayaan budaya dan keindahan alam yang bernilai tinggi sehingga dikenal dengan sebutan Solok Nan Indah.

"Berkat sentuhan tangan para seniman batik kekayaan budaya dan keindahan alam Kabupaten Solok dapat dilukiskan dalam selembar kain yang menghasilkan batik dengan motif khas Kabupaten Solok," kata dia.

Baca juga: Dharmasraya usulkan randang paku-batik jadi warisan budaya tak benda

Baca juga: Motif batik COVID-19 tercipta selama isolasi mandiri

Pandemi COVID-19 telah merubah banyak hal dalam keseharian termasuk kebiasaan bertransaksi digital, Dinas Kominfo mencatat per April 2020 ini penjualan produk di media sosial dan e-commerce melonjak hingga 400 persen, hal ini merupakan peluang bagi UMKM setempat.

"Mari kita promosikan batik dan tenun Kabupaten Solok di media sosial yang kita miliki sehingga kerajinan Kabupaten Solok berupa batik dan tenun ini dikenal hingga nasional," ujar dia.

Bupati Solok Epyardi Asda mengapresiasi kegiatan tersebut yang digelar Dinas Koperindak dan dibantu oleh beberapa SKPD lainnya. "Atas berlangsungnya acara ini saya sangat senang karena bermanfaat untuk rakyat dan meningkatkan ekonomi masyarakat," ucap dia.

Pertunjukan busana yang ditampilkan merupakan batik khas kampung halaman, yaitu batik salingkatabek dari Nagari Koto Baru dan batik rumah gadang dari Nagari Panyakalan, sehingga bisa menjadi tolak ukur dengan batik-batik yang tersebar di beberapa daerah yang akan menjadi kebanggaan Kabupaten Solok.

"Saya berharap akan ada inovasi kreatif yang akan dilakukan oleh SKPD pemerintah daerah yang bertempat di nagari Alahan Panjang tepatnya di Alahan Panjang Resort," ucapnya.*

Baca juga: Disperindag Sumbar apresiasi pendiri batik Loempo raih Upakarti 2020

Baca juga: Mendes PDTT dapat syal batik etnik produksi IKM saat tiba di Pariaman

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel