Solskjaer Galau Putuskan Nasib Pahlawan MU di Liga Europa

Pratama Yudha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, sedang galau memikirkan nasib dari Juan Mata. Dia belum bisa memutuskan apakah pemain asal Spanyol itu lebih baik dipertahankan atau dilepas.

Mata jadi salah satu pemain senior di skuad MU saat ini. Dia sudah berkostum Setan Merah sejak Januari 2014 atau berjalan tujuh setengah musim.

Namun, kontraknya akan segera habis pada musim panas ini. Mata bahkan sudah diizinkan membuka pembicaraan dengan klub lain pada bursa transfer musim dingin ini.

Sejauh ini, belum ada negosiasi mengenai kontrak baru bersama Setan Merah. Laporan menyebutkan MU sudah enggan memperpanjang masa kerja pemain asal Spanyol tersebut di Old Trafford.

Alasannya jelas. Musim ini kontribusinya sangat minim. Dia baru dimainkan sebanyak 10 laga di semua kompetisi dan mencetak dua gol.

Tapi, di luar itu peran pemain 32 tahun cukup krusial dalam membantu perkembangan para pemain muda. Hal itulah yang membuat Solskjaer berada di posisi sulit dalam menentukan masa depan eks penggawa Chelsea tersebut.

"Keputusannya sangat sulit bersama Juan. Anda tahu dia memiliki kualitas. Jika dia bermain, dia mencetak gol. Dia berkontribusi musim ini," ujar manajer asal Norwegia dikutip Mirror.

Kendati demikian, Solskjaer juga menilai jika ke depannya akan sangat sulit bagi Mata untuk bersaing menembus starting XI. Pasalnya, MU memiliki stok pemain muda berkualitas yang berposisi sama dengan eks winger Valencia itu.

"Tapi lagi-lagi, kami memiliki pemain yang yang bisa mengambil perannya dengan baik. Mason Greenwood telah tampil baik di posisinya, sekarang Paul Pogba, dan Juan sangat berkontribusi di dalam dan sekitar grup ini," kata Solskjaer.

"Jadi, ini salah satu hal yang selalu saya diskusikan sepanjang waktu. Sulit untuk membiarkannya pergi tapi sayangnya di situlah posisinya saat ini. Jadi, belum ada keputusan yang dibuat," jelasnya.

Bersama MU, Mata sudah mencatatkan 265 penampilan dan 50 gol hingga saat ini. Dia juga meraih empat trofi bersama MU, masing-masing satu Piala FA, Piala Liga Inggris, Community Shield, dan Liga Europa.

Dia menjadi salah satu pahlawan MU saat juara Liga Europa 2016/17. Dia mencetak gol semata wayang Setan Merah di leg kedua babak 16 besar saat menghadapi Rostov yang meloloskan MU ke perempat final.