Solskjaer Kecewa MU Gagal Lanjutkan Kemenangan Tandang Beruntun

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, sangat kecewa setelah timnya gagal melanjutkan kemenangan tandang secara beruntun di Premier League. Itu setelah mereka ditahan imbang Leicester City 2-2 pada laga bertajuk Boxing Day, Sabtu 26 Desember 2020.

Dalam pertandingan tersebut, MU sempat dua kali memimpin. Akan tetapi, mereka tidak pernah benar-benar menguasai pertandingan yang dinilan cukup berimbang di King Power Stadium. Hingga akhirnya, duel dua tim papan atas ini berakhir tanpa pemenang.

Setan Merah memimpin terlebih dahulu lewat aksi Marcus Rashford pada menit 23. Namun, bisa dibalas Harvey Barnes delapan menit kemudian. MU kembali unggul pada menit ke-79 melalui Bruno Fernandes. Sayangnya, The Foxes bisa menyamakan kedudukan berkat gol bunuh diri Axel Tuanzebe.

Akibat hasil ini, MU gagal meneruskan rekor 10 kemenangan tandang beruntun di Premier League yang terhitung sejak musim lalu. Selain itu, The Red Devils juga menyudahi catatatn tiga kemenangan berturut-turut di semua kompetisi musim ini.

"Kami kecewa tidak bisa menang meski memiliki banyak peluang. Kami bisa saja menyelesaikan laga ini dengan kemenangan. Tetapi, mereka tim yang berbahaya. Gol terakhir mereka menunjukka kualitas mereka," kata Solskjaer, seperti dikutip Sky Sports, Minggu 27 Desember 2020.

"Kedua gol (Leicester) seharusnya bisa digagalkan. Yang pertama, seharusnya tidak terjadi, dan yang kedua kami seharusnya bisa menghentikan umpan silang. Selanjutnya, Anda perlu mengamati gol yang masuk, dan memikirkan bagaimana mencegahnya di kemudian hari," ujarnya.

Di sisi lain, Solskjaer sangat memuji penampilan Marcus Rashford di pertandingan melawan Leicester City. Kendati Rashford banyak membuang peluang, Solskjaer tetap senang karena pemain internasional Inggris itu telah bermain cukup maksimal.

"Itu adalah gol yang bagus dari Marcus Rashford. Saya senang dia mencetak gol. Dia tahu peluang pertama adalah kesempatan bagus. Akan tetapi, kehilangan satu peluang adalah sesuatu hal kecil," ucap manajer asal Norwegia tersebut.