Solskjaer Marah Manchester United Disebut Kuno dan Tua Bangka

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVAManchester United banjir kritik ketika bertandang ke Anfield demi menghadapi Liverpool di ajang Premier League, akhir pekan lalu. MU disebut tua bangka karena menerapkan strategi pertahanan yang konservatif dalam duel melawan Liverpool.

Banyak pengamat menyebut MU tak pantas jadi juara di musim ini, karena tampil begitu oportunis dan kurang atraktif saat menghadapi tim-tim besar, terutama ketika melawan Liverpool.

Namun, opini tersebut tak disetujui oleh Solskjaer. Dia menegaskan, MU datang ke Anfield bukan hanya untuk duduk dan menunggu diserang.

Sebenarnya sudah ada taktik yang disiapkannya agar Setan Merah bisa tampil eksplosif dan atraktif saat menghadapi Liverpool.

Hanya saja, situasi MU kala itu kurang menguntungkan. Lini tengah MU kalah dari Liverpool hingga akhirnya Bruno Fernandes hingga Paul Pogba, kesulitan mengimbang intensitas permainan.

"Kami tak berniat pergi ke sana untuk duduk manis dan menerima tekanan bertubi-tubi. Tiap dapat kesempatan, kami menyerang," kata Solskjaer dilansir The Sun.

"Sering kali, kami memberikan bola ke lawan. Kami terburu-buru menyerbu ke depan. Rasanya, seperti tak menyerang lawan. Bagi saya, tak tahu kenapa itu terjadi. Tak mudah memang, karena mereka main bagus dan terus menekan," lanjutnya.

MU kembali jumpa Liverpool di Piala FA, Minggu 24 Januari 2021. Kali ini, Solskjaer berjanji pasukannya bakal memberi penampilan yang berbeda.

Solskjaer mau menghapus opini publik yang menyebut MU cuma bisa main dengan pola oportunis.

"Dengan kualitas yang kami miliki, seharusnya bisa tampil lebih baik. Terakhir kali berjumpa, kami berusaha menekan mereka. Tapi, malah kami yang kesulitan," terang Solskjaer.