Solskjaer tuding jadwal 'lelucon', Chelsea naik ke urutan ketiga

·Bacaan 3 menit

London (AFP) - Ole Gunnar Solskjaer menggambarkan penjadwalan pertandingan Manchester United melawan Everton pada Sabtu sebagai "benar-benar lelucon", sementara itu Chelsea memukul Sheffield United 4-1 untuk naik ke posisi ketiga di Liga Premier.

United mengurangi tekanan pada Solskjaer yang terancam dipecat itu dengan kemenangan 3-1 di Goodison Park tetapi pelatih asal Norwegia itu melampiaskan amarahnya pada ketua liga setelah kembali mengalami masalah cedera pemain.

Crystal Palace mengalahkan Leeds 4-1 untuk menjadikannya tiga kekalahan dalam empat untuk pasukan Marcelo Bielsa sebelum Chelsea asuhan Frank Lampard bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan Sheffield United juga dengan skor 4-1.

Fokus utama pada Sabtu adalah apakah United bisa bangkit kembali setelah kekalahan beruntun, yang menimbulkan keraguan baru atas posisi Solskjaer di klub.

United baru kembali dari kekalahan memalukan di Liga Champions melawan Istanbul Basaksehir pada Kamis dini hari, namun harus memulai pertandingan di Goodison Park pada pukul 12:30 siang pada hari Sabtu.

Bruno Fernandes mencetak dua gol dan pemain baru Edinson Cavani membuat gol pertamanya saat United bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan tim yang sempat melesat di awal musim itu.

Solskjaer menyalahkan sempitnya waktu istirahat untuk cederany a Luke Shaw (hamstring), Victor Lindelof (punggung) dan Marcus Rashford (bahu).

"Bagaimana Anda bisa mengharapkan pemain untuk tampil sebaik mungkin ketika Anda mengirim mereka keluar pada pukul 12:30? Benar-benar lelucon," katanya.

"Para pemain kami ditetapkan untuk gagal hari ini dengan jadwal itu," tambahnya. "Saya mendorong klub saya untuk benar-benar memperjuangkan waktu kick-off yang satu ini untuk memberi kami setidaknya setengah kesempatan, tetapi itu dibatalkan."

United, yang memulai pertandingan di urutan ke-15 di klasemen, menunjukkan keberanian dan gaya saat mereka bangkit dari ketinggalan dengan gol Bernard di menit ke-19.

Fernandes adalah pemain yang menonjol untuk tim juara 20 kali itu, berkembang dalam peran lini tengah yang kreatif dengan absennya Paul Pogba yang duduk di bangku cadangan.

Pemain Portugal itu memanfaatkan umpan silang Luke Shaw dengan sundulan yang melewati kiper Everton Jordan Pickford dan mencetak gol lagi ketika umpan silang yang dimaksudkan untuk Rashford lepas dari pemain internasional Inggris dan bola malah merayap ke tiang jauh.

Mantan striker Paris Saint-Germain Cavani mengamankan poin dengan satu gol di menit-menit akhir.

Kemenangan di kandang tim asuhan Carlo Ancelotti itu adalah kemenangan tandang Liga Premier ketujuh berturut-turut bagi United - sangat kontras dengan penampilan kandang mereka yang menyedihkan.

Everton, yang sempat menduduki puncak klasemen Liga Inggris awal musim ini, kini menderita tiga kekalahan liga berturut-turut.

Chelsea telah mencapai langkah mereka setelah belanja mahal mereka di musim panas dan kini mereka hanya satu poin di belakang Southampton dan Liverpool, yang bermain melawan Manchester City pada Minggu.

Tim asuhan Lampard itu, sekarang tak terkalahkan dalam enam pertandingan Liga Premier, tertinggal lebih awal di Stamford Bridge ketika David McGoldrick membuat Sheffield United mencetak gol.

Tapi mereka membalas dengan cepat, dengan penyerang Inggris Tammy Abraham mencetak gol dari umpan tarik Mateo Kovacic, dan Ben Chilwell menempatkan Chelsea di depan hanya setelah setengah jam.

Veteran Brasil Thiago Silva mengantongi gol pertamanya untuk Chelsea untuk membawa the Blues unggul 3-1 sebelum Timo Werner melewati Aaron Ramsdale untuk membuat tim tuan rumah memegang kendali penuh.

"Kami ketiga," kata Lampard dengan senang kepada Sky Sports. "Sekarang kami melihat beberapa hasil pekerjaan. Beberapa upaya yang membuahkan hasil ini benar-benar menyemangati saya untuk melihat tanda-tanda itu. Saya utamakan untuk tetap fokus. Setiap pertandingan menantang.

"Para pemain adalah orang-orang yang pantas mendapatkan perhargaan pertama itu. Mereka luar biasa, semuanya hari ini. Keseimbangan tim bagus dan menyenangkan untuk dilihat. Kami harus melanjutkan. Saya sangat menikmati menontonnya tapi saya tahu bagaimana sepak bola itu."

Awal bagus Leeds untuk musim pertama mereka di liga setelah absen selama 16 tahun memudar dengan cepat ketika mereka kebobolan empat gol untuk kedua kalinya dalam seminggu di Crystal Palace.

Gol dari Scott Dann dan Eberechi Eze memberi Palace keunggulan 2-0 sebelum Patrick Bamford membalaskan satu gol. Tapi gol bunuh diri dari pemain sayap Leeds Helder Costa mengembalikan keunggulan dua gol tim tuan rumah dan Jordan Ayew melengkapi kemenangan Palace di babak kedua.

kca-jw / td