Solskjaer: Tunggu 3-4 Bulan Lagi, Baru Manchester United Bicara Juara Liga Inggris

·Bacaan 2 menit
Manajer tim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer (tengah) menyalami para pemainnya usai berakhirnya laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 pekan ke-16 melawan Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, Selasa (29/12/2020). Manchester United menang 1-0 atas Wolverhampton. (AFP/Laurence Griffiths/Pool)

Bola.com, Jakarta - Manchester United berhasil menyodok ke posisi kedua klasemen sementara Liga Inggris 2020/2021 usai meraih kemenangan tipis atas Wolverhampton Wanderers. Akan tetapi, manajer Ole Gunnar Solskjaer enggan bicara peluang meraih juara sebelum bulan Maret atau Mei.

Kemenangan atas Wolves dengan skor 1-0 pada Rabu (30/12/2020) dini hari menempatkan Manchester United di bawah Liverpool. Sang rival unggul dua poin dan baru akan bertanding melawan Newcastle United dini hari nanti.

Kendati meraih rentetan hasil positif setelah start buruk dan kegagalan di pentas Liga Champions, Ole Gunnar Solskjaer tak mau jemawa. Ia merasa musim masihlah panjang dan terlalu dini berbicara kans juara.

“Anda bisa kehilangan peluang meraih gelar juara dalam 10 game pertama, tentu saja Anda bisa," kata Solskjaer.

“Tapi bermain 15 pertandingan lagi, lalu 30 laga, mungkin kita bisa mulai berbicara tentang perburuan gelar, ketika Anda mencapai Maret atau April, ketika kami setidaknya bermain lebih dari setengah musim."

“Tapi kepercayaan itu ada. Tentu saja para pemain berlaga tiap pertandingan sambil berpikir kami bisa menang melawan siapa pun di mana pun," ujarnya lagi.

Dengan hanya terpaut dua poin dari The Reds, peluang Manchester United menggusur Liverpool dari puncak klasemen Premier League musim ini masih terbuka. Apalagi, jika skuad Si Merah gagal meraih poin ketika bersua Newcastle United di St. James' Park, Kamis (31/12/2020) dini hari WIB.

Tolak Wacana Circuit Break

Berbicara pada topik lain, pelatih asal Norwegia itu mengatakan dia tidak dapat melihat manfaat dari two-week circuit break (istirahat dua pekan) di tengah lonjakan kasus virus corona di negara ini.

Liga Inggris baru-baru ini mengonfirmasi 18 kasus COVID-19 di antara para pemain dan staf. Ini merupakan jumlah tertinggi yang tercatat pada musim 2020/2021.

Laga Manchester City ke Everton pada hari Senin ditunda beberapa jam sebelum kick-off karena banyak kasus positif yang menimpa pemain, sementara Aston Villa vs Newcastle juga dibatalkan awal bulan ini.

“Ini bukan sesuatu yang banyak saya pikirkan. Saya pikir para pemain kami sangat bagus dalam mengikuti protokol dan aturan,” aku Solskjaer.

“Itu bagian dari pekerjaan di sini, bahwa kami sebagai klub mengikuti protokol yang diberikan. Saya tidak bisa melihat manfaat dari circuit break, apa pun sebutannya."

“Karena kapan kita akan melanjutkan pertandingan? Kita semua tahu tahun ini sangat sulit, tapi menurut saya menghentikan pertandingan tidak akan membuat perubahan besar.”

Sumber: TalkSPORT

Video