Solusi Efektif dari Melambungnya Harga Minyak Goreng di Balikpapan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Balikpapan - Di tengah meningkatnya harga minyak goreng yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat, Apical Group yang merupakan salah satu pengolah minyak kelapa sawit berkelanjutan menggelar operasi pasar minyak goreng di Kantor Kecamatan Balikpapan Barat, pada Rabu (29/12/2021).

Kegiatan operasi pasar minyak goreng ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Arzaedi Rachman, Camat Balikpapan Barat M Arif Fadilah, Kapolsek Balikpapan Barat Kompol Totok Eko Darminto, Danramil Balikpapan Barat Kapten Czi Angga Kharisma, Perwakilan manajemen PT Kutai Refinery Nusantara perwakilan Apical Group Andi Wibowo dan M Jaya Budiarsa.

Kepala Dinas Perdagangan Arzaedi Rachman mengatakan bahwa Pemerintah sangat mendukung Apical Group dalam hal penyelenggaraan operasi pasar minyak goreng khususnya menjelang Tahun Baru 2022, di mana harga minyak goreng saat ini mengalami kenaikan yang cukup tajam.

"Naiknya harga bahan baku Crude Palm Oil (CPO) secara internasional menyebabkan harga minyak goreng juga ikut naik. Terkait kondisi ini, tentu Pemerintah khususnya Kementerian Koordinator Perekonomian tidak tinggal diam. Dengan menggandeng Apical dan GIMNI, kami berharap dapat menyediakan minyak goreng dengan harga terjangkau melalui kegiatan pasar minyak goreng agar tidak terlalu memberatkan masyarakat," tambah Arzaedi.

Simak video menarik ini:

Sinergi antara Pemerintah dan Swasta

Operasi pasar minyak goreng di Balikpapan Kalimantan Timur.
Operasi pasar minyak goreng di Balikpapan Kalimantan Timur.

Sementara itu Head of Social Security and License Apical Balikpapan, M Jaya Budiarsa mengatakan sinergi antara pemerintah, asosiasi, dan swasta sangat dibutuhkan dalam hal menstabilkan harga minyak goreng yang sedang melambung saat ini.

"Kami berharap sinergitas ini dapat berkelanjutan demi memastikan pasokan minyak goreng tetap terjaga untuk masyarakat, khususnya masyarakat yang membutuhkan," paparnya.

Pada kegiatan ini, Apical menyalurkan minyak goreng berlabel Camar dengan kemasan 1 dan 2 liter yang disalurkan dengan harga Rp 14 ribu per liter selama operasi pasar minyak goreng yang rencananya akan berlangsung hingga 7 Januari 2022 mendatang.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program #ApicalPeduli. Kegiatan ini dimulai darah Kecamatan Balikpapan Barat yang merupakan area ring 1 kami dan selanjutnya akan dilakukan di kecamatan-kecamatan lainnya di Kota Balikpapan dalam bentuk road show," katanya.

Penerapan Protokol Kesehatan

Pedagang menata minyak goreng di sebuah pasar di Kota Tangerang, Banten, Selasa (9/11/2011). Bank Indonesia mengatakan penyumbang utama inflasi November 2021 sampai minggu pertama bulan ini yaitu komoditas minyak goreng yang naik 0,04 persen mom. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pedagang menata minyak goreng di sebuah pasar di Kota Tangerang, Banten, Selasa (9/11/2011). Bank Indonesia mengatakan penyumbang utama inflasi November 2021 sampai minggu pertama bulan ini yaitu komoditas minyak goreng yang naik 0,04 persen mom. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Kegiatan operasi pasar minyak goreng ini dilaksanakan dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan staf Apical yang bertugas secara aktif selalu mengingatkan masyarakat untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak, dan selalu menjaga kebersihan tangan agar terhindar dari virus Covid-19.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dan upaya Kementerian Koordinator Perekonomian bersama dengan pihak asosiasi GIMNI, serta Apical Group yang telah bersinergi dengan baik dengan kami dan menyediakan 50,000 liter minyak goreng untuk di perdagangkan di Kota Balikpapan ini. Semoga bantuan ini akan terus diupayakan sampai harga minyak stabil kembali," tandas Arzaedi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel