Solusi Milenial Bisa Miliki Rumah Sendiri Saat ini

Merdeka.com - Merdeka.com - Beberapa waktu lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut generasi muda saat ini banyak yang membutuhkan rumah tetapi tidak memiliki kemampuan untuk membeli. Sebab, harganya yang lebih tinggi dari kemampuan.

"Harga rumah ini cenderung naik dan membuat masyarakat akan sulit beli rumah. Ini jadi salah satu implikasi dari situasi dunia dan pengaruhnya ke perumahan," kata Sri Mulyani pada 6 Juli lalu.

Menanggapi itu, Kepala Peneliti PT Jones Lang Lasalle (JLL) Indonesia, Yunus Karim tidak menapikkan harga properti terus meningkat setiap tahunnya. Sehingga dibutuhkan strategi khusus agar rumah hunian tetap bisa terjangkau harganya bagi generasi muda.

"Developer dan pengembang harus bisa melakukan inovasi agar penjualan rumah masih bisa terjangkau generasi milenial," kata Yunus dalam Media Brief Online, Jakarta, Rabu (27/7).

Beberapa strategi yang bisa dilakukan misalnya menyesuaikan luas rumah yang ditawarkan. Ukuran rumah untuk milenial bisa dibuat lebih compact yang menyesuaikan dengan gaya hidup milenial.

"Inovasi membuat size yang lebih compact dengan sasaran generasi milenial dari sisi behavior-nya," kata Yunus.

Kemudahan Pembayaran

solusi milenial bisa miliki rumah sendiri saat ini
solusi milenial bisa miliki rumah sendiri saat ini

Selain itu, pengembang bisa memberikan kemudahan proses pembayaran untuk para milenial. Sehingga generasi muda bisa lebih mudah memiliki hunian sendiri.

"Kemudahan cara bayar ini bisa memudahkan pembelian rumah," katanya.

Yunus menambahkan, di tengah ketidakpastian global yang terjadi saat ini penjualan rumah tapak masih kuat. Mengingat rumah merupakan kebutuhan primer masyarakat.

Dari sisi permintaan pun masih sangat sehat. Namun, tetap harus memastikan segmentasi permintaan rumah tapak.

"Permintaan rumah tapak akan tetap sehat di sektor rumah tapak," kata dia mengakhiri. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel