Sompo Insurance gandeng Bank Muamalat perkuat ekonomi syariah

·Bacaan 2 menit

PT Sompo Insurance Indonesia menggandeng PT Bank Muamalat Indonesia Tbk untuk memperkuat ekonomi syariah di Tanah Air sekaligus mengembangkan literasi keuangan syariah di tingkat ritel maupun korporasi.

CEO PT Sompo Insurance Indonesia Eric Nemitz mengatakan, melalui kerja sama tersebut, aset yang dijaminkan oleh nasabah ke Bank Muamalat untuk pinjaman pembiayaan ritel maupun korporasi, dapat terasuransikan.

"Asuransi Sompo berkomitmen selalu berinovasi demi kesehatan, keamanan dan kesejahteraan nasabahnya. Tentunya, kerja sama antar dua institusi berpengalaman yang berorientasi jangka panjang ini akan membuat nasabah Bank Muamalat merasa lebih aman dan nyaman dalam memastikan bisnis mereka terlindungi secara syariah," kata Eric dalam pernyataan di Jakarta, Rabu.

Sementara Chief Wholesale Banking Officer Bank Muamalat Irvan Yulian Noor berharap, melalui kolaborasi dengan Sompo Insurance tersebut, tren hijrah masyarakat akan semakin luas.

Hal itu sejalan dengan kampanye #AyoHijrah yang dicanangkan Bank Muamalat dimana perseroan mengajak masyarakat untuk berhijrah secara keseluruhan, tidak hanya soal ibadah tetapi juga keuangan.

"Sejalan dengan itu, fee based income kami juga akan ikut meningkat dengan adanya transaksi pembayaran tersebut," ujar Irvan.

Sompo Insurance sendiri telah meluncurkan Sompo Syariah sejak 2018.

Eric menyampaikan, Unit Syariah Sompo terus mencetak pertumbuhan terbukti dari kontribusi Produk Syariah menjadi salah satu penopang kinerja perseroan yang membukukan pertumbuhan laba bersih 17 persen sepanjang 2020.

Perseroan memproyeksikan Unit Syariah akan terus meningkat pada 2021 dan dapat mencetak performa lebih baik dibandingkan 2020.

Hal itu, lanjut Eric, karena strategi bisnis Asuransi Sompo terpusat pada layanan yang terintegrasi dan terpadu, baik itu pembelian produk asuransi, layanan asuransi, survei klaim, maupun edukasi dan konsultasi manajemen risiko.

Sompo Insurance juga berinovasi menawarkan beragam produk asuransi dengan premi yang kompetitif serta perlindungan dan manfaat yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.

Eric menambahkan, kerja sama terbentuk sebagai respons terhadap tingginya minat bisnis berbasis syariah dari pengusaha Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan aset keuangan syariah yang signifikan dalam setahun terakhir.

Total aset keuangan syariah Indonesia, tidak termasuk saham syariah, mencapai Rp1.823,13 triliun per Januari 2021, tumbuh 24,54 persen dibandingkan tahun lalu. Pertumbuhan aset keuangan syariah tersebut tertinggi dalam tiga tahun terakhir sejak 2018.

Demi mendukung pertumbuhan tersebut, Sompo Insurance dan Bank Muamalat mendukung upaya OJK untuk mengedukasi masyarakat tentang peran dan keunggulan produk asuransi syariah dan juga menyesuaikan produk dan layanan syariah dengan tren kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Kadin: Indonesia kekuatan baru industri keuangan syariah global

Baca juga: Bank Indonesia gandeng mitra kerja bangun ekosistem ekonomi syariah

Baca juga: Kemenko Perekonomian: Ekonomi syariah di Indonesia berpotensi besar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel