Sony Akuisisi Saham Pengembang Game Fortnite

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sony mengumumkan, akan mengakuisisi saham minoritas dari pengembang di balik game online fenomenal Fortnite. Saham minoritas Epic Games dikatakan memiliki nilai US$250 juta atau Rp3,6 triliun.

Dilansir dari laman ZDNet, Jumat, 10 Juli 2020, investasi ini akan memperkuat hubungan antara kedua perusahaan, dan memungkinkan mereka memperluas kolaborasi di sisi teknologi, hiburan serta layanan online yang terhubung secara sosial.

"Teknologi Epic Games di bidang grafik, menempatkan mereka di garis depan pengembangan sistem permainan dengan mesin gim Unreal Engine dan inovasi lain yang mereka miliki," ujar Chairman, President and CEO Sony, Kenichiro Yoshida.

Menurutnya, tidak ada lagi yang lebih baik selain Fortnite, game yang dikembangkan Epic Games. Melalui investasi, mereka akan menjajaki peluang kolaborasi dengan Epic Games untuk membawa hal positif, baik kepada konsumen maupun industri.

Pendiri dan Kepala Eksekutif Epic Games, Tim Sweeney menambahkan bahwa dua perusahaan akan berupaya memperluas ekosistem digital untuk konsumen dan pembuat konten.

"Sony dan Epic sama-sama membangun bisnis dengan kreativitas dan teknologi, kami berbagi visi pengalaman yang mengarah pada konvergensi game, film dan musik," ujarnya.

Kabar akuisisi ini muncul, tak lama setelah muncul isu perombakan struktur perusahaan dan pengubahan nama Sony. Efektif pada 1 April 2021, Sony Corporation akan berganti nama menjadi Sony Group Corporation.