Sopir Bilang Siap Ditembak Mati Kalau Selingkuh dengan Saya

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Jabatan Kapolres Bima tak lama disandang suami Anita Agnes Alexandra pada tahun 2001. Tak sampai setahun Y mendapat penugasan untuk kembali ke Mabes Polri di Jakarta.

Walau cukup singkat mereka tinggal di Bima, Agnes tidak dapat melupakan kenangan buruk yang menimpanya di penghujung masa jabatan suaminya sebagai kapolres.

Sebelum acara serah terima jabatan Kapolres Bima pada tahun 2001, Agnes yang waktu itu berusia 22 tahun sempat babak belur. Persoalannya, menurut Agnes, berlatar belakang cemburu.

Waktu itu, Agnes meminta izin kepada Y pergi ke salon untuk menata rambutnya, karena malam hari akan mendampingi suaminya dalam acara sertijab kapolres. Suami Agnes melarang. Namun Agnes tetap nekat pergi ke salon diantar seorang sopir. Di salon, Agnes bertemu dengan ibu-ibu Bhayangkari lainnya yang sedang menata rambut.

Sesampainya di rumah, Agnes mengaku langsung dibentak suaminya. Y emosi karena larangannya dilanggar Agnes. Bahkan Agnes dituduh berselingkuh dengan sang sopir.

"Padahal saya dan sopir sudah membantahnya. Sopir itu juga bilang saya siap ditembak mati kalau berselingkuh dengan saya," tutur Agnes kepada Tribunnews, Rabu (30/5/2012) di Kuningan, Jakarta.

Agnes mengatakan dirinya dijambak dan dibawa ke kamar bersama anak-anaknya. Di kamar, Agnes mengaku dipukuli, ditutup dengan kasur kemudian disiram minyak tanah dan hampir dibakar. "Ramai sekali saat itu," kata Agnes.

Suaminya kemudian langsung berangkat ke acara sertijab kapolres yang dimulai pada pukul 19.00. Agnes menangis tetapi ia tetap bertanggungjawab sebagai istri Bhayangkara. Ia merapikan rambut kembali dan pergi ke acara sertijab pada pukul 22.00.

"Acaranya sudah mau selesai. Muka saya lebam tetapi saya tetap tersenyum dan mendampingi suami saya," imbuh Agnes mengenang kejadian itu.

Walaupun mendapat siksaan. Agnes tidak melaporkan perbuatan suaminya. Ia mengaku pasrah sambil berharap suaminya sadar akan perbuatan tersebut. Mereka akhirnya bertolak ke Jakarta sebagai tempat penugasan baru Y di Bareskrim Mabes Polri.

Kejadian itu berbuntut Agnes dan suaminya sempat berpisah rumah. "Dia di rumah dinas, saya di Bogor," kata Agnes.

Baca juga:


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.