Sopir Ditangkap Bawa Golok, Pengacara Habib Rizieq: Buat Potong Mangga

Dedy Priatmojo, Ahmad Farhan Faris
·Bacaan 1 menit

VIVA – Aparat kepolisian mengamankan sopir dari salah satu pengacara Habib Rizieq Shihab, Alamsyah Hanafiah karena kedapatan membawa senjata tajam di area Pengadilan Negeri Jakarta Timur Jalan Dr. Sumarno, seberang Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada Jumat, 26 Maret 2021 sekira jam 08.30 WIB.

Alamsyah mengaku belum tahu kalau sopirnya inisial AS diamankan karena membawa senjata tajam oleh aparat kepolisian. "Sopir saya? Oh itu, belum tau saya," kata Alamsyah di PN Jakarta Timur.

Menurut dia, senjata tajam yang dibawa itu untuk keperluan sehari-sehari apabila kondisi darurat seperti memotong buah mangga, kabel dan lainnya. Sementara, senjata tajam yang diamankan polisi berupa pedang dan badik di Mobil Mercy Biru Nomor Polisi B 2049 UBG.

"Itu memang kan persiapan kita kalau kabel-kabel putus dan sebagainya. Kalau enggak salah seperti pisau di dalam mobil dari dulu," ujarnya.

Rencananya, aparat kepolisian akan melakukan konferensi pers terkait diamankannya sopir Alamsyah karena diduga bawa senjata tajam. Bahkan, Alamsyah mengaku akan hadir. "Nanti saya kesana," jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Polisi Indra Tarigan membenarkan sopir pengacara Alamsyah Hanafiah yakni kuasa hukum eks tokoh FPI Habib Rizieq Shihab diamankan polisi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Yang bersangkutan terpaksa ditangkap sebagai buntut membawa senjata tajam ke area PN Jaktim. Namun, Indra belum merinci identitas pelaku. Dirinya hanya menyebut pihaknya menyita sajam dari tangan pelaku. Ada dua buah senjata yang ditemukan.

"Senjata tajam dua bilah berbentuk golok panjang sama golok pendek," kata dia.

Belum juga diketahui motif membawa sajam tersebut. Lebih lanjut Indra mengatakan, pihaknya akan melakukan ekspose kasus siang ini terkait hal tersebut.

"Itu ditemukan di dalam mobil pak Alamsyah yang membawa mobil tersebut sopirnya pak Alamsyah," kata dia lagi.