Sopir Jadi Tersangka, Ini Kronologi Terios Pelat RFH Palsu Tabrak Polisi dan Kabur

Merdeka.com - Merdeka.com - Ditlantas Polda Metro Jaya telah menetapkan pengemudi mobil berpelat RFH palsu berinisial JFA (21) sebagai tersangka atas tindakannya menabrak dua anggota polantas di Tol Pancoran, pada Jumat (5/ 8) kemarin.

"Yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka, diduga melanggar pasal 311 ayat (3 ) UU LLAJ," kata Plh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Edy Purwanto saat dihubungi, Sabtu (6/8).

JFA dijerat karena dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor yang membahayakan bagi nyawa. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp3.000.000.

Adapun kronologi kejadian ini berawal saat JFA yang mengendarai mobil Daihatsu Terios NRKB B-2694-TFF yang mempergunakan pelat nomor kendaraan palsu B-1909-RFH. Karena, melanggar aturan mobil itu pun dihampiri Polantas PJR, berinisial Briptu G.

"Karena melanggar lalu lintas, saat petugas PJR atas nama G, menghampiri kendaraan. Pengemudi Terios tersebut malah menabrak petugas Briptu G serta menabrak kendaraan dinas PJR NRKB 12747-VII," sebutnya.

"Kemudian hendak melarikan diri, saat melarikan diri tersebut pengendara Terios menabrak ban kiri dari kendaraan Dinas TNI Honda CRV NRKB 80403-00 yang berada di depan kendaraan Dinas PJR, kendaraan Terios terus melaju dari arah Barat," tambah dia.

Namun usai diberhentikan JFA, malah tetap menerabas ketika berada di tanjakan Tomang, Jakarta Barat untuk melaju ke arah pintu tol Kebon Bawang. Namun ketika sampai di titik tersebut, kendaraan menabrak mobil dinas PJR NRKB 12743-VII yang dikemudikan oleh Briptu MC yang sedang mengadang.

"Setelah menabrak kendaraan Daihatsu Terios NRKB B-2694-TFF melarikan diri sampai ke Bintara kemudian kedua kendaraan Dinas PJR tersebut mengejar dan memberhentikan kendaraan Terios tersebut,"

"Akibat dari kejadian tersebut ke 4 kendaraan mengalami kerusakan dan pengemudi kendaraan dinas PJR NRKB 12743-VII atas nama Briptu MC dan Briptu G mengalami luka dan dibawa ke RS POLRI untuk mendapatkan perawatan," ucapnya.

Sebelumnya, Satuan Patroli Jalan Raya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya berhasil menangkap pengemudi mobil berpelat RFH yang menabrak anggota polisi di Tol Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (5/8) siang.

Dari hasil pemeriksaan, Plh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Edy Purwanto menyampaikan jika plat nomor RFH yang dipakai adalah palsu hasil beli di toko online.

"Pelat palsu ,mendapatkan dengan cara membeli secara online," ungkap Edy saat dihubungi, Sabtu (6/8)

Adapun tujuan dari pengemudi memakai pelat tersebut, kata Edy, hanya demi menghindari aturan ganjil genap yang diterapkan pihak kepolisian dalam rangka mengatur arus lalu lintas.

"Dengan tujuan menghindari ganjil genap," sebutnya.

Pada kesempatan lain, polisi juga mendapati keterangan bahwa pengemudi tidak hanya menabrak anggota polisi, sang sopir juga menabrak mobil dinas Mabes TNI.

"Nabrak mobil Sat PJR, terus nabrak juga mobil dari Mabes TNI," kata Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sutikno, dikonfirmasi terpisah.

Sutikno memaparkan, pengemudi mobil dinas Mabes TNI tidak mengalami luka. Akibat insiden itu, mobil dinas Mabes TNI hanya mengalami kerusakan akibat ditabrak. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel