Sopir Kabur, Kerugian SPBU Terbakar di Malang Ditaksir Rp750 Jutaan

Hardani Triyoga, Lucky Aditya (Malang)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Mayjend Sungkono, Kota Malang terbakar akibat percikan api dari angkutan umum atau mikrolet, pada Kamis, 18 Maret 2021 malam sekira pukul 20.30 WIB. Akibat kebakaran itu satu unit mesin pengisi BBM ludes terbakar karena si jago merah.

"Satu unit mesin dan beberapa unit lainnya. Belum menghitung semua (kerugian), perkiraan ya Rp750 juta," kata putra pemilik SPBU Buring, Zahroni, Jumat, 19 Maret 2021.

Zahroni mengatakan, saat ini pengelola akan fokus melakukan renovasi SPBU yang telah terbakar. Mereka juga sudah melapor ke Pertamina dan Polresta Malang Kota untuk olah TKP. Saat ini mereka sedang melakukan renovasi agar segera kembali beroperasi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Tinton Yudha mengatakan saat ini mereka sedang melakukan pendalaman soal dugaan temuan drum-drum isi BBM sebagai sumber letupan api. Mereka juga sedang menunggu hasil olah TKP dari tim Labfor Polda Jatim.

"Saya belum bisa katakan itu ada drum atau jirigen isi minyak atau tidak. Yang jelas kita tunggu hasil dari tim labfor dulu. Termasuk menggali keterangan dari saksi-saksi. Kita police line dulu, olah TKP akan terus berlanjut. SPBU sementara tutup hingga semua selesai," ujar Tinton.

Tinton menyebut, untuk saksi ada 3 orang yang diperiksa. Mereka adalah operator dan petugas SPBU. Sedangkan sopir mikrolet sampai saat ini masih dalam pencarian karena kabur. Sementara, kamera pengawas atau CCTV SPBU tidak berfungsi.

"Identitasnya sopir sudah kami kantongi, namun belum bisa kita temukan. Nanti kalau semua sudah clear, mulai hasil labfor dan rekaman CCTV. Baru bisa terungkap siapa yang harus bertanggung jawab atas kejadian ini,'' tutur Tinton.