Sopir Taksi Penabrak Tembok Polres Metro Jakarta Barat Ternyata Korban Penganiayaan

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi Penganiayaan (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Liputan6.com, Jakarta - Sopir taksi diduga dianiya oleh rekan seprofesi gara-gara dituding mengambil penumpang.

Aksi penganiayaan terungkap setelah korban yakni Mustofa menghantam tembok pagar depan Polres Metro Jakarta Barat.

Kejadian itu menyedot perhatian petugas penjagaan. Mereka lantas memboyong pengemudi taksi itu ke Klinik Kesehatan Polres Metro Jakarta Barat.

"Jadi pengemudi ini namanya Mustafa. Pada saat mengambil penumpang di kantor Badan Pemeriksa Keuangan, tapi sama pengemudi lama begitu dia keluar gerbang. Dianggap nyodok, di buka pintunya langsung di tonjok," kata Kasubag Humas Polres Metro Jakbar Kompol Kasranto dalam keterangannya, Kamis (22/4/2021).

Kasranto mengatakan, kondisi pengemudi taksi sampai saat ini belum sadarkan diri. Kasus ini pun telah dilaporkan ke perusahaan tempat korban bekerja.

Akan Lapor Polisi

Rencananya, setelah siuman pihak manajemen bersama korban akan mempolisikan pelaku ke Polres Metro Jakarta Pusat.

"Iya, nanti kalo udah sadar mau bikin laporan di Jakarta Pusat," ujar dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini: