Sopir Truk Maut di Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Lalai saat Mengemudi

Merdeka.com - Merdeka.com - Polres Metro Bekasi Kota telah menetapkan sopir truk trailer sebagai tersangka kasus kecelakaan maut di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Dia diduga lalai sehingga sehingga kendaraannya dikemudikannya menabrak puluhan orang.

Kecelakaan itu mengakibatkan 10 orang meninggal dunia dan 23 orang luka-luka. Korban terdiri dari orang dewasa dan anak-anak.

Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKBP Agung Pitoyo mengatakan penyebab kecelakaan dikarenakan sopir truk mengantuk saat mengemudi. "Iya betul sudah (tersangka). Kelalaian saat mengemudi, mengantuk," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (1/9).

Bukan karena Rem

Sebelumnya, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan, penyebab kecelakaan bukan karena rem blong. Alasannya, ditemukan jejak ban saat truk melakukan pengereman di lokasi.

"Karena dilihat dari tipe jalan ini tidak menurun dan kalau dilihat ini ada bekas rem," katanya kepada wartawan, Rabu (31/8).

Latif menduga truk melaju kencang hingga akhirnya menabrak tiang pemancar sinyal dan pedagang di depan SD. Hal itu dikuatkan dengan temuan persneling truk maut tersebut pada posisi gigi tiga. [yan]