Sore Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Cikarang Utama Km 70 hingga Km 87

Merdeka.com - Merdeka.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah memberlakukan skema contraflow atau sebagian lajur lawan arus di Km 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama) hingga Km 87 GT Cipali, sore ini.

"Contraflow dari Km 70 sampai dengan 87 Cipali sudah dibuka pukul 15.17 (WIB)," ujar Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi kepada wartawan, Senin (2 /5).

Eddy mengatakan, pemberlakuan skema tersebut akan berlaku sesuai dengan situasi dan kondisi di lapangan. Hak itu akan disesuaikan dengan tingkat kepadatan kendaraan.

Sebelumnya pihak Jasa Marga atas Diskresi Kepolisian telah menyampaikan pemberlakuan contraflow satu lajur di Km 47+000 hingga KM 70+000 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek. Menyusul kembali padat arus lalu lintas ketika Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Senin (2/ 5) siang ini.

"Pemberlakuan Contraflow dimulai sejak pukul 12.19 WIB untuk mengurai kepadatan kendaraan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek," kata General Manager Representative Office 1 Jasa Marga Trans Java Toll Road Regional Division, Muhammad Taufik Akbar dalam keterangannya.

Oleh sebab itu, Taufik mengimbau kepada kepada seluruh pengguna jalan agar mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi bahan bakar sebelum memulai perjalanan.

"Serta membawa bekal untuk menghindari kerumunan atau kepadatan di rest area. Selalu berhati-hati dalam berkendara, patuhi rambu-rambu dan ikuti arahan petugas di lapangan," sambungnya.

Adapun bagi masyarakat untuk mengetahui informasi lebih lanjut dapat mengakses melalui One Call Center 24 jam Jasa Marga di nomor 14080 dan aplikasi Travoy 3.0 untuk pengguna iOS dan Android.

Pemberlakuan contra flow ini sebagaimana disampaikan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan volume kendaraan ketika lebaran. Demikian disampaikan Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Firman Shantyabudi.

"(Kepadatan kendaraan) Itu pakai contraflow bisa kita kuras," kata Firman.

Pasalnya, dia mengatakan lonjakan pemudik akan kembali terjadi pada malam takbir Hari Raya Idul Fitri, dan setelah ibadah Salat Id. Dengan mempelajari kebiasaan pengendara dalam memilih waktu untuk melakukan perjalanan mudik.

"Berarti nanti setelah buka puasa, artinya malam takbiran, itu jalan (mudik). Kita tetap akan monitor sampai besok pagi. Besok paginya setelah Salat Id. Karena ada orang yang gak mau macet di jalan," ucap Firman.

Pasalnya, Korps Lalu Lintas Polri telah memprediksi, masih ada 30 ribu warga yang belum melakukan perjalanan mudik dari Jakarta. Meski Tol Jakarta-Cikampek masih dapat menampung pengendara dengan normal. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel