Sosok Anregurutta Sanusi Baco: Ulama Kharismatik, Teladan Warga

·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Anregurutta KH Sanusi Baco meninggal dunia pada Sabtu malam 15 Mei 2021 sekitar pukul 20.00 WITA. Almarhum menghembuskan napas terakhir di Primaya Hospital, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar.

Saat ini, jenazah ulama kharismatik tersebut disemayamkan di rumah duka di Jalan Kelapa 3. Rencananya akan disalatkan di Masjid Raya Makassar setelah salat Zuhur.

Almarhum KH Sanusi Baco akan dimakamkan di kampung halamannya di Desa Talawe, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.

KH Sanusi Baco diketahui meninggal dunia di usia 84 tahun. Almarhum merupakan sahabat mendiang mantan Presiden Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Sama-sama alumni Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir.

Kepergian Rais Syuriyah Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan itu meninggalkan duka mendalam bagi segenap warga di Sulawesi Selatan.

Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi menyebut Kyai Haji Sanusi Baco merupakan sosok ulama yang selalu tampil menyejukkan. Menyampaikan syiar-syiar keagamaan dengan pesan-pesan yang meneduhkan dan penuh dengan makna.

“Mari kita doakan Almarhum semoga husnul khotimah. Mendapat tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu wa taala. Aamiin allahumma Aamiin,” tuturnya.

Tak hanya itu, Fatma menganggap Gurutta, sapaan Kyai Haji Sanusi Baco, juga sebagai orang tua yang banyak memberikan teladan atau contoh bagi semua masyarakat di Sulawesi Selatan.

"Seperti tak henti-hentinya menunjukkan semangat dalam menyiarkan pesan-pesan keagamaan. Sekalipun usianya sudah tua, namun tak pernah lelah mengabdikan diri untuk kemaslahatan umat," ujarnya.