Sosok Antony di Mata Eks Pelatih Timnas Belanda: Piawai Bikin Assist, Daya Tahan Fisik yang Jadi Tanda Tanya

Bola.com, Jakarta - Keputusan Manchester United (MU) mendatangkan Antony dari Ajax menimbulkan banyak keraguan. Bahkan mantan pelatih Timnas Belanda, Bert van Marwijk, merasa sang pemain bakal kesulitan dengan permainan fisik ala Liga Inggris.

MU perlu merogoh kocek hingga 100 juta euro untuk mendatangkan Antony. Harga tersebut jelas sangat mahal untuk sekelas pemain Eredivisie.

Namun, keputusan itu tidak lepas dari campur tangan dan kepercayaan Erik ten Hag. Manajer anyar MU dan Antony pernah bekerja sama di Ajax.

Keputusan yang sama ketika MU mendatangkan Lisandro Martinez yang tidak tinggi untuk seorang bek tengah. Walau demikian, Martinez jadi pemain yang terbilang tampil cukup baik bersama MU pada musim ini.

Fisik Terekspos

<p>Manchester United - Antony (Bola.com/Adreanus Titus)</p>

Manchester United - Antony (Bola.com/Adreanus Titus)

Bert van Marwijk tidak memungkiri bahwa aksi Antony selama membela Ajax patut diberi apresiasi. Tapi, dengan postur tubuhnya itu, ia mengkhawatirkan pemain berusia 22 tahun itu sulit bersaing di Liga Inggris karena permainan fisik yang dominan.

"Ajax melakukan pekerjaan yang mengagumkan dengan berhasil mendapatkan 100 juta euro dari MU. Harga itu sungguh fantastis," katanya di Telegraaf.

"Memang dia terlihat sangat spektakuler dengan aksi-aksinya. Saya mungkin akan penasaran apakah dia bisa mengatasi ketahanan fisiknya di Premier League?" lanjutnya.

 

Piawai Mencetak Assist

Antony merupakan pemain sayap Ajax Amsterdam. Pemuda 21 tahun tersebut sukses mencetak 2 gol dan 4 assist dalam 5 penampilannya. Ia juga merupakan salah satu pemain yang berjasa membawa Ajax lolos ke babak 16 besar dengan predikat juara grup. (AFP/ANP/Maurice Van Steen)
Antony merupakan pemain sayap Ajax Amsterdam. Pemuda 21 tahun tersebut sukses mencetak 2 gol dan 4 assist dalam 5 penampilannya. Ia juga merupakan salah satu pemain yang berjasa membawa Ajax lolos ke babak 16 besar dengan predikat juara grup. (AFP/ANP/Maurice Van Steen)

Hal lain yang disorot Bert van Marwijk adalah insting gol Antony yang tidak tajam. Namun, ia yakin ada kelebihan lain yang dimlikinya, yaitu kemampuan mencetak assist.

"Saya telah mendengar kritik terhadap dirinya, bahwa ia kesulitan mencetak 10 gol per musimnya bersama Ajax. Tapi, ya memang seperti itulah dia, bukan seorang pemain yang biasa mencetak gol. Saya juga yakin ia tidak akan mencetak banyak gol di Inggris," katanya.

"Namun, dia bisa memberikan perbedaan karena punya kemampuan untuk mengkreasikan peluang. Dia selalu pandai dalam memberikan assist."

Gakpo Tidak Lebih Istimewa

Cody Gakpo merupakan jebolan akademi PSV Eindhoven yang saat ini telah bermain secara reguler di tim utama. Ia menunjukkan performa yang cukup baik pada musim ini dengan mencetak 18 gol dan 15 assist dari 42 penampilan di semua kompetisi. (AFP/Olaf Kraak)
Cody Gakpo merupakan jebolan akademi PSV Eindhoven yang saat ini telah bermain secara reguler di tim utama. Ia menunjukkan performa yang cukup baik pada musim ini dengan mencetak 18 gol dan 15 assist dari 42 penampilan di semua kompetisi. (AFP/Olaf Kraak)

Dari segi fisik, Bert van Marwijk mengakui bahwa sasaran MU lainnya, Cody Gakpo lebih unggul. Tapi, dia juga sadar bahwa bakat dari Gakpo tidak seistimewa Antony.

"Kalau Gakpo memang secara fisik lebih baik dari Antony. Determinasinya sangat tinggi, tidak seperti pemain saat ini yang malas sejak lahir," ujarnya.

"Tapi, jujur saja, Gakpo masih kalah spesial dengan Antony. Kalau bicara soal harga, jelas harga Antony kemahalan. Ya pada akhirnya kita akan lihat pemain yang ideal untuk MU," lanjutnya.

Sumber: Telegraaf

Disadur dari: Bola.net (Abdi Rafi Akmal, published 31/8/2022)

Posisi MU di Premier League Saat Ini