Sosok Christianto Wibisono di Mata Ekonom Raden Pardede

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Ekonom dan Pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia Christianto Wibisono tutup usia pada Kamis, 22 Juli 2021.

Saat dikonfirmasi, hal itu dibenarkan sang putri Astri Wibisono. “Benar tadi jam 17.05,” tutur Astri, dikutip dari Kanal Bisnis Liputan6.com.

Kabar duka itu juga disampaikan Ekonom Raden Pardede. "Iya betul," ujar Raden.

Raden menuturkan, dirinya cukup dekat dengan sosok Christianto Wibisono. Ia sudah lama tidak bertemu secara fisik sejak pandemi COVID-19. Ia bertemu dengan Christianto melalui zoom pada Lebaran 2020.

Raden mengatakan, Christianto adalah sosok yang sangat peduli terhadap bangsa Indonesia. Selain mendalami dan memperbaharui perkembangan ekonomi, Christianto juga mendalami sosial dan politik Indonesia.

"Sangat mendalami dan up to date tentang perkembangan sosial, ekonomi dan politik Indonesia,” ujar dia.

Raden menuturkan, sosok Christianto Wibisono juga memiliki nilai kemanusiaan sangat tinggi. Selain itu, ia selalu terkenang wawancara imajiner Christianto dengan Sukarno untuk membahas isu dan keadaan yang berkembang di Indonesia.

"Pengagum Sukarno dan sangat concern terhadap wong cilik,” tutur dia.

Profil Singkat

Sebelumnya Christinto Wibisono atau Oey Kian Kok lahir di Semarang, Jawa Tengah pada 10 April 1945. Ia pernah menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2007-2010. Ia sebagai analisis bisnis di Indonesia dan pendiri Pusat Data Bisnis Indonesia (PDBI) pada 1980.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel